##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Jun 25, 2018
Alnur Suryanti Hafid Prof. Dr. La Ode Sidu Marafad, M.S. Yunus, S.Pd.,M.Pd.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perubahan morfofonemik bahasa Makassar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan dan mengunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik Generatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, sementara teknik penggumpulan data adalah observasi, rekam, dan catat. Sumber data dalam penelitian ini adalah Sumber data tertulis diperoleh dari Kamus Bahasa Makassar. Dan sumber data lisan diperoleh dari informan penutur asli bahasa Makassar. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa proses perubahan morfofonemik bahasa Makassar terdapat banyak perubahan fonem, adapun proses perubahan fonem yang terjadi dalam bahasa Makassar yaitu prefiks a(K)-, prefiks a(N)-, prefiks ta(K)-, prefiks pa(K)-, dan prefiks pa(N)-.


Kata Kunci : Proses Morfofonemik, Perubahan Fonem, dan Prefiks.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Proses Morfofonemik, Perubahan Fonem, dan Prefiks.

References
Alwi, Hasan, dkk. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Arafat, Yasir. (2009). Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 dan Perubahannya Ke I, II, III, dan IV. Jakarta: Permata Press.

Bloomfield, Leonard. (1993). Language. London: George Allen dan Unwin Ltd.

Chaer, Abdul. (2007). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. (2008). Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.

Cahyono, Bambang Yudi. (1994). Kristal-Kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga University Press.

Cahyono, Bambang Yudi. (1995). Kristal-Kristal Ilmu Bahasa. Surabaya: Airlangga University Press.

Djajasudarma, Fatimah. (1993). Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian. Bandung: PT Refika Aditama.

Hakim, Zainuddin, dkk. (1999). Tipe Semantik Nomina Bahasa Makassar. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Keraf, Goris. (1984). Tata Bahasa Indonesia. Ende Flores: Nusa Indah.

La Ino. (2013). Morfologi. Kendari.

Manyambeang, Abd. Kadir, dkk. (1996). Tata Bahasa Makassar. Proyek Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Parera, Jos Daniel. (1990). Morfologi Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Parera, Jos Daniel. (1994). Morfologi Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Ramlan, M. (1983). Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif . Yogyakarta: CV. Karyono.

Ramlan, M. (1985). Morfologi Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: CV. Karyono.

Samsuri. (1981). Analisis Bahasa. Jakarta: Erlangga.

Soetarno. (1979). Tata Bahasa Indonesia Sekolah Lanjutan Atas. Surakarta: Widya Duta.

Suwedawati, Gusti Ayu Kadek Arni. (2013). Sistem Morfofonemik Bahasa Bali (Kajian Transformasi Generatif). Kendari: Universitas Halu Oleo.

Tarigan, Henry Guntur. (1985). Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.

Tarigan, Henry Guntur. (2009). Pengajaran Morfologi. Bandung: Angkasa.

Umar, Bahtiar. (2013). Proses Pembentukan Nomina dalam Bahasa Makassar Diakek Konjo. Kendari: Universitas Halu Oleo.

Verhaar, J. M. W. (1986). Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Kanisius.

Yamaguchi, Masao. (2012). Aspek-Aspek Bahasa Daerah di Sulawesi Bagian Selatan. Jepang: Kyoto.
Section
Volume 1 Nomor 1, Januari - Juni 2018