##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Jun 28, 2018
Idayani Idayani Dra. Sri Suryana Dinar, M.Hum Sulfiah, S.Pd., M.hum

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masyarakat Onembute sebagai masyarakat dwibahasawan dalam berkomunikasi mereka mampu menggunakan dua bahasa yakni bahasa Tolaki dan bahasa Indonesia yang digunakan dalam melakukan transaksi jual beli. Pokok permasalahan dalam penelitian adalah Bagaimanakah bentuk alih kode pemakaian bahasa Tolaki dan faktor penyebab terjadinya alih kode dalam proses jual di lingkungan pasar Onembute Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan. Untuk tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk alih kode pemakaian bahasa Tolaki dan faktor penyebab terjadinya alih kode dalam proses jual beli di lingkungan pasar Onembute. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, karena data-data dalam penelitian ini diperoleh dari informan langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh berupa tuturan informan dianalisis dengan menggunakan tinjauan sosiolinguistik yakni melihat siapa yang bertutur, untuk siapa, tentang apa dan bahasa apa yang digunakan dalam bertutur. Berdasarkan dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa alih kode pemakaian bahasa Tolaki dalam proses jual beli di lingkungan pasar Onembute Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan berbentuk kata dan kalimat serta faktor lainnya yang mendukung terjadinya alih kode seperti faktor ada yang mesti dirahasiakan, disebabkan adanya penutur ke tiga, penutur ingin mendapatkan harga yang lebih murah, penutur ingin mengulang tuturan orang lain, dan penutur ingin menegaskan informasi yang dituturkan.


Kata kunci: Alih Kode, Sosiolinguistik

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Alih Kode, Sosiolinguistik.

References
Ahmad. (1997). Sintaksis. Jakarta: Depdikbud.

Alwasila, A. Chaedar. (2004). Perkenalan Awal Sosiolinguistik. Jakarta: Rineka Cipta.

Badudu, J.S. (1986). Pelik – Pelik Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Chaer, Abdul. (1994). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Djajasudarma, F. Fatima, dkk. (1994). Akulturasi Bahasa Sunda dan Non sunda Daerah Pariwisata Pangandaran Jawa Barat. Jakarta: Depdikbud.

Finoza, Lamuddin. (1993). Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Diksi Insan Mulya.

La Ino. (2015). Sintaksis Bahasa Indonesia (materi perkuliahaan). Kendari.

Muhammad. (2011). Metode Penelitian Bahasa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Moeliono, Anton.(1988). Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Moeliono, dkk: (1991). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai pustaka.

Marafad, La Ode Sidu. (2012). Sintaksis Bahasa Indonesia. Kendari: Unhalu Press.

Nababan. (1984). Pengantar Sosiolinguistik. Jakarta: Gramedia.

Parera, Joss Daniel. (1993). Leksikon Istilah Pembelajaran Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Rohibun. (2005). Alih Kode dalam Peristiwa Tutur Masyarakat Jawa di Pasar Ladongi. Uho: Kendari.

Rokhman, Fahtur. (2003). Sosiolinguistik suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa dalam Masyarakat Multikultural. Yokyakarta: Graha Ilmu.

Rahardi, Kunjana. (2001). Sosiolinguistik Kode dan Ahli Kode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Section
Volume 1 Nomor 1, Januari - Juni 2018