##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Dec 4, 2019
Isra Wahyuni La Ino Wa Ode Halfian

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk sapaan dalam keluarga dan pola  penggunaan sapaan dalam keluarga bahasa Tolaki di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Jenis penelitian ini tergolong penelitian lapangan. Metode yang dipakai dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa  deskripsi  tuturan hasil wawancara yang berisikan tentang bentuk dan pola penggunaan sapaan bahasa daerah Tolaki di Kecamatan Wawotobi Kabepaten konawe. Teknik yang digunakan adalah teknik cakap semuka, wawancara terencana, simak, catat dan rekam. Pendekatan yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian  ini mengacu   pada pendekatan sosiolingguistik. Data yang telah ditemukan dalam penelitian, lalu dikumpulkan dan selanjutnya data tersebut diseleksi dengan cara mengklasifikasikan data. Semua data yang telah diseleksi selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan hasil menunjukan bahwa bentuk sapaan yang digunakan dalam lingkungan keluarga pada pengguna Bahasa Tolaki di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe bagi kaum bangsawan adalah pue tuko mberiou’ ‘kakek puyut’, pue tuko mberiou’ ‘nenek buyut’, pue mberiou’ ‘kakek’, pue mberiou’ ‘nenek’, ama mberiou’, ina mberiou’. Sapaan yang digunakan bagi kaum bukan bangsawan adalah : pue tuko’ ‘kakek’, pue tuko’ ‘nenek’, pue’ ‘kakek’, pue’ ‘nenek’, ama’,pa’,  ina’.


Kata kunci: Sosiolinguistik, bentuk sapaan, dan penggunaan sapaan.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Sosiolinguistik, bentuk sapaan, dan penggunaan sapaan.

References
Aslinda dan Leni Syafyahna. 2014. Pengantar Sosiolinguistik. Bandung: PT Rafika Aditama
Chaer, Abdul dan Loenie Agustina. 1995. Sosiolinguistik. Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul. 2009. Psikolinguistik. Jakarta Rineka Cipta.
Depdiknas. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta Balai Pustaka.
Djajasudarma, Fatimah. 2010. Metode linguistik. Bandung: PT Refika Aditama.
https://www.kompasiana.com/lannykoroh/sapaan-kekerabatan-dan-kesantunan-berbahasa. Diakses tanggal 18 Maret 2018
Kadir Mulya, Abdul. Sistem Sapaan Bahasa Tolaki. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.
Kamal, Mustapa, dkk. 1990. Sistem Sapaan Bahasa Ibuan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamus Linguistik. Jakarta. PT Gramedia.
________. 2008. Fungsi Bahasa Dan Sikap Bahasa. Jakarta. Penerbit Nusa Indah.
Mahsun. 2013. Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Martina dan Irmayani. 2014. Sistem Sapaan Bahasa Melayu Ketapang. Jakarta: Pusat Bahasa.
Muzamil, A.R, dkk. 1997. Sistem Sapaan dalam Bahasa Melayu Sambas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Nababan, P.W.J. 1984. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: PT Gramedia
Nazir, Yuniar Nuri. 2015. Analisis Kesalahan Pemakaian Bahasa dalam Karya Ilmiah. Mataram: FKIP-Unram.
Pateda, Mansoer. 1987. Sosiolinguistik. Bandung: Angkasa.
Rohibun. 2005. Alih Kode dalam Peristiwa Tutur Masyarakat Jawa di Pasar Ladongi.Uho: Kendari (skripsi).
Silih kristianus. 2009. Sistem Sapaan Bahasa Daerah Manggarai Sebagai Ekspresi Komunikasi Verba. Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.
Suharyanto, S.S, dkk. 2008. Sistem Sapaan Bahasa Mai Brat. Jayapura: Balai Bahasa Jayapura.
Sukayana, I Nengah, dkk. 2003. Sistem Sapaan Bahasa Sumbawa. Jakarta: Pusat Bahasa.
Sumarsono. 2013. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Sabda.
Suparman M. 2015. Penggunaan Sapaan Bahasa Bugis Dialek Palakka Di Kecamatan Aere Kabupaten Kolaka Timur. Uho: Kendari.
Yanti, ph. P. 2013. Bentuk dan Jenis Bahasa Emosional dalam Bahasa Tolaki. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Jakarta.
Section
Volume 2 nomor 1, Januari - Juni 2019