##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Costantein Imanuel Sarapil Eunike Irene Kumaseh Ganjar Ndaru Ikhtiagung Putri Lahungkasiang Erlin Puspaputri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan serta menganalisis usaha penangkapan ikan julung-julung dengan soma giop di Kampung Palareng. Kegiatan usaha penangkapan ikan yang sudah berlangsung lama, sehingga menarik untuk diketahui apakah usaha tersebut memberi keuntungan bagi nelayan di Kampung Palareng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Dimana penelitian kualitatif menggunakan fenomena sosial menjadi pusat perhatian. Sedangkan penelitian kuantitatif menggunakan analisa dan perhitungan. Hasil penelitian disajikan secara deskriptif kualitatif, sementara untuk memperoleh  nilai B/C, NPV dan PP menggunakan metode kuantitatif. Kondisi sosial nelayan di Kampung Palareng masih sangat kuat. Solidaritas yang tinggi bagi masyarakat dapat terlihat dalam kegiatan gotong royong maupun kegiatan sosial lainnya. Sebagian besar masyarakat mempunyai tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD). Pendapatan yang tegolong tinggi bagi para nelayan. Secara finansial, analisis kelayakan usaha penangkapan ikan julung-julung diperoleh hasil BCR sebesar 0,96 dimana B/C kurang dari 1, PP 1 tahun, dan NPV sebesar Rp -12.472.049 (NPV bernilai negatif). Secara Finansial, usaha penangkapan ikan julung-julung di Kampung Palareng tidak layak untuk diteruskan. Namun, usaha penangkapan ikan julung-julung memiliki makna sosial dan budaya yang tinggi bagi kehidupan masyarakat Kampung Palareng. Baik perempuan maupun laki-laki, tua dan muda, semua bekerja sama ikut perahu penangkap ikan julung-julung dan mengikuti kegiatan pengoperasian penangkapan ikan. Hasil tangkapan dibagi untuk semua yang mengikuti kegiatan penangkapan maupun bagi masyarakat secara keseluruhan. Nilai sosial budaya ini yang mempertahankan keberadaan usaha penangkapan ikan julung-julung di Kampung Palareng.

Downloads

Download data is not yet available.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

ikan julung-julung, sosial ekonomi, nelayan

References
Anonimous. (2018). Laporan Akhir Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Tahun Akademik 2017/2018 Posko Kampung Palareng Kecamatan Tabukan Selatan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Nusa Utara.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asia, Kaligis, D., Santoso, H., Arifin, M. Z., & Purwanto, Y. (2017). Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir Dagho, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pojok Riset, 14(2): 1 – 9

Azizi, A., Hikmah, & Pranowo, S. A. (2012). Peran Gender dalam Pengambilan Keputusan Rumah Tangga Nelayan di Kota Semarang Utara, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Sosek KP, 7(1): 113 – 125

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Sangihe. (2018). Kecamatan Tabukan Selatan dalam Angka 2018. Manado: CV. Bahu Bahtera Indah

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Sangihe. (2019). Kecamatan Manganitu dalam Angka 2019. Manado: CV. Bahu Bahtera Indah

Bungin, B. (2007). Pengertian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, Dan Ilmu Sosial. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Djunaidah, I. S. & Nurmalia, N. (2018). Peran Produktif Wanita Pesisir dalam Menunjang Usaha Perikanan di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Jurnal Sosial Ekonomi, 13(2): 229 – 237

Edi, F. R. S. (2016). Teori Wawancara Psikodignostik. Yogyakarta: LeutikaPrio.

Imron, M. (2003). Kemiskinan dalam Masyarakat Nelayan. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 5(1): 63 – 82

Indradi, I., Wijayanto, D., Yulianto, T., & Suroto. (2013). Analisis Kelayakan Usaha Perikanan Laut Kabupaten Kendal. Jurnal Saintek Perikanan, 8(2): 52 – 56

Husain, F. (2011). Sistem Budaya Bahari Komunitas Nelayan Lungkak Desa Tanjung Luar, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Komunitas, 3(1): 40 – 50

Kawimbang, E., Paransa, I. J., & Kayadoe, M. E. (2012). Pendugaan Stok dan Musim Penangkapan Ikan Julung-julung dengan Soma Roa di Perairan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Tangkap 1(1): 10 – 17

Listiana, S. E. D., Kohar M, A., & Pramonowibowo. (2013). Analisis Kelayakan Finansiao Usaha Perikanan Tangkap Cantrang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bulu Tuban Jawa Timur. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 2(3): 90 – 99

Marhadi, A. (2012). Makna Simbolik Proses Ritual Suku Bajo dalam Aktivitas Melaut (Studi pada Masyarakat Bajo di Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara). Jurnal Etnoreflika, 1(1): 43 – 57

Martasuganda, S. (2002).“Jaring Insang (Gillnet) : Seri Teknologi Penangkapan Ikan Berwawasan Lingkungan. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan Institut Pertanian Bogor”.

Muflikhati, I., Hartoyo, Sumarwan, U., Fahrudin, A., & Puspitawati, H. (2010). Kondisi Sosial Ekonomi dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga: Kasus di Wilayah Pesisir Jawa Barat. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 3(1): 1 – 10

Ningsih, R. S., Mudzakir, A. K. & Rosyid, A. (2013). Analisis Kelayakan Finansial Usaha Perikanan Payang Jabur (Boat Seine) di Pelabuhan Perikanan Pantai Asemdoyong Kabupaten Pemalang. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 2(3): 223 – 232

Patty, C. N., Dotulong, V. & Suwetja, I K. (2015). Mutu Ikan Roa (Hemirhamphus sp) Asap yang ada di Pasar Tradisional di Kota Manado yang disimpan pada Suhu Ruang. Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan, 3(2): 45 – 54

Pratama, F. A., Boesono, H. & Dwi H, T. (2012). Analisis Kelayakan Finansial Usaha Penangkapan Ikan Menggunakan Panah dan Bubu Dasar di Perairan Karimunjawa. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 1 (1): 22 – 31

Pujianto, Boesono, H. & Wijayanto, D. (2013). Analisis Kelayakan Usaha Aspek Finansial Penangkapan Mini Purse Seine dengan Ukuran Jaring yang Berbeda di PPI Ujungbatu Kabupaten Jepara. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology, 2 (2): 124 – 133

Retnowati, E. (2011). Nelayan Indonesia dalam Pusaran Kemiskinan Struktural (Perspektif, Sosial, Ekonomi dan Hukum). Perspektif, 16(3): 149 – 159

Sarapil, C.I., Tamarol, J., & Kapai, D. (2018). PKM Perbaikan Alat Tangkap Ikan Julung-julung Kelompok Nelayan Di Kampung Palareng Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Tatengkorang, 2(-): 21-25

Sarapil, C. I., Tamarol, J., & Kumaseh, E. I. (2019). Potret Masyarakat Nelayan Penangkap Ikan di Pulau Lipang Kecamatan Kendahe Kabupaten Kepulauan Sangihe Propinsi Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Tindalung, 5 (2): 61 – 70

Sarapil, C. I. & Wuaten, J. F. (2017). Manajemen Rumah Tangga Nelayan Penangkap Ikan Tuna (Thunnus albacores) Studi Kasus di Pesisir Pantai Akembuala Kelurahan Santiago Kecamatan Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Ilmiah Tindalung, 3(1): 23 – 30

Tamarol, J. & Sarapil, C. I. (2017). Analisis Aspek Teknis dan Aspek Ekonomis Pukat Cincin (Mini Purse Seine) yang Dioperasikan di Rumpon. Jurnal Ilmiah Tindalung, 3(1): 15 – 22

Tamarol, J. & Sarapil, C. I. (2018). Kajian Sosial Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Pancing Ulur (Hand Line) Perorangan di Kecamatan Tabukan Utara Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Ilmiah Tindalung, 4(2): 89 – 98
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Vibriyanti, D. (2014). Kondisi Sosial Ekonomi dan Pemberdayaan Nelayan Tangkap Kota Tegal, Jawa Tengah. Jurnal Kependudukan Indonesia, 9(1): 45 – 58

Wasak, M. (2012). Keadaan Sosial-Ekonomi Masyarakat Nelayan di Desa Kinabuhutan Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pacific Journal, 1(7): 1339 – 1342

Yafiz, M., Sondita, M. F. A., Soemakaryo, S., & Monintja, D. R. (2009). Analisis Finansial Usaha Penangkapan Ikan dalam Model Perbaikan Kesejahteraan Nelayan di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Jurnal Perikanan dan Kelautan 14 (1): 81 – 92
Section
Volume 9 Nomor 3, Oktober 2020