English Beginning Verbs: A Corpus Based Study

  • Rohima Nur Aziza Al Hakim Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) persamaan dan perbedaan analisis semantik pada kata kerja beginning antara teori Dixon dan data dari korpus BNC dan COCA, dan (2) persamaan dan perbedaan konstruksi komplemenpada kata kerja beginning antara teori Dixon dan data dari korpus BNC dan COCA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri atas Bahasa Inggris British dan Bahasa Inggris Amerika. Data Bahasa Inggris Britis diperoleh dari British National Corpus (BNC), sedangkan data Bahasa Inggris Amerika diperoleh dari the Corpus of Contemporary American English (COCA). Data dianalisis menggunakan pendekatan semantik.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa perbedaan antara teori Dixon dan data dari BNC dan COCA. Perbedaan yang pertama yakni, perbedaan analisis semantik dari empat kata kerja, yaitu begin, start, commence, dan complete. Berdasarkan teori Dixon begin merujuk ke suatu tempat, sedangkan start merujuk ke suatu waktu. Kemudian, commence dan complete merujuk ke suatu profesi yang signifikan. Sedangkan data dari korpus menunjukkan bahwa begin dan start dapat dipertukarkan dalam penggunaannya. Kata kerja tersebut dapat merujuk pada keduanya, yaitu tempat atau waktu. Selanjutnya, commence dan complete juga merujuk pada pekerjaan sehari-hari, bukan hanya suatu profesi yang signifikan. Perbedaan yang kedua, yaitu konstruksi komplemen pada kata kerja commence, keep, finish dan stop. Berdasarkan teori Dixon, mereka dibatasi pada konstruksi komplemen -ing, sedangkan data dari korpus membuktikan bahwa terdapat kemungkinan penggunaan komplemen to-; contohnya kata kerja stop bisa menggunakan konstruksi komplemen to- jika bertemu dengan kata kerja stative.

Kata kunci: beginning, analisis semantik, konstruksi komplemen, korpus

Published
2018-06-01
Section
PEMBELAJARAN