##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Dec 10, 2018
Hartati Muslihi Zimani La Niampe Ajeng Kusuma Wardani

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses tradisi sangia masyarakat Kambowa di Buton Utara,
mendeskripsikan makna tuturan tradisi sangia pada masyarakat Kambowa di Buton Utara, dan mendeskripsikan
nilai-nilai yang terkandung dalam tradisisangia pada masyarakat Kambowa di Buton Utara.
Penelitian ini di Kecamatan Kambowa, Kabupeten Buton Utarapada bulan Februari sampai April 2018
menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi,
wawancaramendalam, dandokumentasi.. Informandalampenelitianiniberjumlahlima orang, yaknidua orang
pemimpin ritual atau bhisa, dantiga orang penari dalam tradisi sangia. Yang ditentukan melalui teknik purposive
sampling. Teknik analisis data terdiri atas tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses tradisi sangiamemiliki dua tahapan utama yaitu tahap persiapan dan
tahap proses pelaksanaan. Tahap persiapan yaitumelakukan musyawarah antara bhisa dan pemerintah desa dengan
menentukan hari dan tanggal baik pelaksanaan tradisi sangia. Tahap proses pelaksanaan meliputi (1) ziarah ke
makam Wa Ode Kalantue, (2) menuju wamalau atau tepi pantai, (3) penanda dahi, (4) memutari kamali sangia, (5)
haroa atau baca-baca,(6)tarian sarungga atau mesarungga, (7) tarian mangaru, (8) pekolilima, (9) pembersihan,
(10) batatombi, dan (10) pembagian ketupat.Makna pada setiap tuturannya menjelaskan adanya keinginan
masyarakatnya untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat agar terlindungi dari berbagai bencana atau malapetaka
yang menimpa kampung dan dirinya. Nilai yang terkandung pada tradisi sangia mencakup empat nilai yaitu nilai
religi, nilai sosial, nilai budaya, dan nilai etika.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Tradisi Sangia, Buton Utara, Tuturan, Makna, dan Nilai

References
Endraswara, Swardi. 2006. Metodologi Penelitian Kebudayaan. Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.

Ghoni M. Djuardi&Almansur Fauzan. 2012.Metode Penelitian Kualitatif. Jogjakarta: Ar-Ruzzmedia.

Koentjaraningrat. 1997. Pengatar Antropologi Pokok-Pokok Etnografi II. Jakarta :Rineka Cipta.

Herimanto dan Winarno. 2017. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta : PT Bumi Aksara

Maryaeni. 2005. Metode Penelitian Kebudayaan. Jakarta : PT Bumi Aksara

Muhktar. 2013. Metode Praktis PenelitianDeskriptif Kualitatif. Jakarta :Referensi (GP Press Group).

Nasution, dkk. 2016. Ilmu Sosial Budaya. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada.

Sarwono,Jonathan. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Yogyakarta :Graha Ilmu.
Section
Volume 1 Nomor 2, Juli-Desember 2018