##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Jun 27, 2019
Hesni hesni Wa Kuasa Baka Ajeng Kusuma Wardani

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wakuni Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Muna Barat dengan tujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan, makna simbolik, dan nilai-nilai yang terkandung dalam ritual popanga pada Etnik Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan (observasi), wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling, adapun informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan informan lainnya yang mengetahui adat tersebut. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan ritual popanga memiliki beberapa tahap yaitu (1) tahap persiapan ritual popanga, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap kasolo (melihat keadaan). Makna simbolik dalam ritual popanga terbagi dua jenis yaitu (1) makna alat dan bahan sesajen, serta (2) makna tuturan. Adapun nilai yang terkandung dalam ritual popanga yaitu nilai religi, nilai budaya, dan nilai sosial.


 

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Popanga, Ritual, Proses, Makna Simbolik, Nilai

References
Koderi, 1991. Ritual Merupakan Upacara yang Memiliki Fungsi yang Berbeda-Beda. Jakarta : Aksara Baru.

Miles, M.B.,& Huberman, A.M. 2014. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).

Rafiek, 2012. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. CV Aswaja Pressindo. Sleman Yogyakarta.

Sunyata, 1996. Ritual Merupakan Bagian Yang Integral dari Kebudayaan Masyarakat. Jakarta : PT Gramedia

Van Den Berg, Rene & Marafad, La Ode Sidu. 2013. Kamus Besar Muna-Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Puitika.
Section
volume 2 Nomor 1, Januari-Juni 2019