##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Jun 27, 2019
Weni Mane La Ode Dirman Ajeng Kusuma Wardani

Abstract

Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui bentuk tradisi pengobatan pada siklus hidup  masa anak-anak (2) untuk menjelaskan makna simbolik tradisi pengobatan pedole-dole dalam siklus hidup masa anak-anak  di Kelurahan Watolo Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi (pengamatan) secara pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling yaitu secara sengaja. Dengan informan penelitian terdiri dari dukun (bhisa), orang tua anak dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses tradisi pengobatan pada siklus hidup masa anak-anak (pedole-dole) melalui proses pelaksanaan tradisi pengobatan pedole-dole terdapat lima tahapan. Pertama, yaitu penyiapan sesajen yakni nasi, umbi-umbian, ikan katamba, pisang, daun sirih, kapur sirih, gambir, pinang, rokok, pisau, dan uang. Tahap kedua, penyiapan tempat pengalas bayi yang akan diobati pedole-dole. Tahap ketiga, persiapan air mandi. Tahap keempat, singku (membuka kunci). Tahap kelima, penutupan dengan menyiapkan makanan yang ada di tala untuk dimakan oleh delapan pembantu bhisa atau kerabat yang tidak melaksanakan tradisi pengobatan pedole-dole, sedangkan setiap simbol memiliki makna khusus sebagai pengharapan terhadap barakatina tanah wolio keberkahan tanah wolio, tergantung pada Tuhan fo tulungi Allah Taala berharap dengan adanya pertolongan Allah SWT.


 

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Pedole-dole, Suku Buton, Proses, Makna

References
Foster, George M, Anderson. 2006. Antropologi Kesehatan. Jakarta: UI-Press.

Handayani, Sri, dkk. 2014. Topo Tawui dalam Persalinan. 2014. Jakarta: Lembaga Penerbitan Balitbangkes.

Miles, M.B., & Huberman, A.M. 2014. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Saussure, Ferdinand de. 1916. Cours Delinguistique Generale. Paris: Payot (terjemahan bahasa Indonesia oleh R. Hidayat dan H. Kridalaksana).
Section
volume 2 Nomor 1, Januari-Juni 2019