##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

##plugins.themes.bootstrap3.article.sidebar##

Published Apr 14, 2020
Ardila Pradita La Ode Syukur Nurtikawati Nurtikawati

Abstract

Ritual manggilo adalah ritual pengislaman oleh suku tolaki. Ritual manggilo sebagai tradisi budaya lama suku Tolaki yang disakralkan. Tujuan dari penelitain bertujuan untuk mengetahui proses serta fungsi dan makna yang terkandung dari ritual manggilo. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui pra-lapangan, pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual manggilo memiliki fungsi sosial yaitu menunjukkan perubahan tingkah laku kepada anak yang telah melaksanakan manggilo. Makna dari bahan-bahan yang ada dalam ritual manggilo yaitu beras merah dan beras putih sebagai darah yang ada pada manusia, ayam kampung yang diambil isi dalamnya bermakna bahwa ritual manggilo bukan hanya sekedar diluar saja melainkan benar-benar dari dalam diri manusia dan seperti layaknya kelapa yang berguna mulai dari akar, batang, daun dan buah, kelapa/kaluku dalam ritual manggilo bermakna bahwa anak yang telah melewati manggilo berguna dalam masyarakat sosial.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

Proses, Ritual, Fungsi, Makna, Manggilo

References
Aswati, M. 2011. Masuk dan Berkembangnya Agama Islam Di Kerajaan Konawe.. SELAMI IPS Edisi Nomor 34 Volume 1 Tahun XVI.
Bungin, Burhan. 2008. Sosiologi Komunikasi (Teori, Paradigma, dan Discourse Teknologi Komunikasi di Masyarakat). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Denzin dan Lincoln (ed). 1994. Hand Book of Qualitative Research. Sage Publication. Thousan Oaks, London.
Moleong, Lexy L. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosakarya.
Narbuko, Cholid dan Achmadi, Abu. 2013.Metodologi Penelitian. Jakarta: PT. Bumi Aksara,
Saleh, Nur Alam. 2015. Makna Simbolik Kalosara Dalam Kehidupan Sosial Orang Tolaki. Makassar : Balai Penelitian Nilai Budaya Makassar.
Setyadin. 2005. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Akasra.
Sugiyono.2011.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukimin, 1992. Tinjauan Sejarah Proses Penyiaran Agama Islam di Kerajaan Konawe. Kendari: Skripsi FKIP Unhalu.
Tarimana, A. 1987. “Sawerigading sebagai Tokoh Legendaris Versi Sulawesi Tenggara”. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional “Folktale Sawerigading Memperkaya Kebudayaan Berwawasan Nusantara untuk Keteguhan Integrasi Bangsa.” Palu 7-10 Agustus 1987.
Section
Volume 1 Nomor 1, Januari - Juni 2018