Focus and Scope

Fokus dan Jangkauan Sangia-Jurnal Penelitian Arkeologi


Sangia berasal dari bahasa lokal masyarakat di Sulawesi Tenggara. Kata tersebut memiliki makna keramat atau diidentikkan dengan tempat-tempat atau situs-situs yang dianggap keramat oleh masyarakat. Pemaknaan tersebut secara tidak langsung membuat masyarakat di sekitar tempat-tempat tersebut akan menjaga dan memelihara tempat atau situs tersebut. Diharapkan Jurnal Sangia dapat menjadi media publikasi yang tepat untuk menyuarakan hasil penelian ataupun buah pikiran dari peneliti, akademisi, dan mahasiswa dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.


Sangia, JurnalArkeologi dan Budaya adalah jurnal yang berakses terbuka, yang diterbitkan oleh Laboratorium Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Halu Oleo. Jurnal ini menerima artikel asli mengenai berbagai masalah penting dalam ilmu arkeologi dan budaya yang berfokus pada pengkajian dan hasil penelitian. Sangia, Jurnal Arkeologi dan Budaya berupaya memuat campuran seim-bang artikel mengenai penelitian teoretis atau empiris yang berkualitas tinggi, studi kasus, tinjauan pustaka, kajian komparatif, dan makalah eksporatoris. Semua naskah yang diterima akan diterbitkan baik dalam jaringan maupun tercetak.