KEBERTAHANAN KOSAKATA KEGEOGRAFIAN PADA SISWA MADRASAH ALIYAH STUDI KASUS PADA MAS INDOTEC KENDARI DAN MAS DDI NURUL QALBI RANOMEETO

  • HERLINA . PAMBABU GURU MAS DDI NURUL QALBI
  • LA . INO STAF PENGAJAR FIB UHO

Abstract

Tulisan ini membahas tentang kebertahanan kosakata kegeografian pada siswa tingkat SMA dengan pendekatan kajian ekolinguistik. Ekolinguistik memformulasikan bahasa secara interdisipliner, berupa kajian ekologi dan linguistik. Berdasarkan hasil analisis siswa tingkat SMA hanya mengenal atau mengetahui kosa kata 25% dari 200 kosakata kegeografian. Hal ini menunjukkan bahwa kosakata kegeografian belum terlalu dikuasai oleh siswa.

absract

This paper discusses the geography vocabulary surviving in students high school level with the approach of the study ecolinguistic. Ecolinguistic formulate interdisciplinary language studies, ecology and Linguistics. Based on the results of the analysis of high school level students only know or know the vocabulary of 25% of the 200 kegeografian vocabulary. This shows that the vocabulary of kegeografian has not been too dominated by students.

Published
2017-01-07
Section
Makalah Simposium Internasional Bahasa, Sastra dan Budaya 2016