##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Wa Ode Halfian Richa Harmila Asmarita Asmarita

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang leksikon dalam prosesi perkawinan suku Bugis. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mendeskripsikan leksikon dalam prosesi perkawinan Suku Bugis. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif deskriptif adalah metode yang memulai tahap dengan penyajian data, tahap menganalisis data, dan tahap penyajian hasil dari analisis data. Penelitian ini pula menggunakan jenis penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan atau masyarakat Suku Bugis dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Adapun data penelitian ini adalah data lisan yang diperoleh melalui teknik wawancara, teknik catat, dan teknik simak melalui informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8 prosesi dalam adat perkawinan Suku Bugis. Pada prosesi mammanu manu terdapat 2 leksikon berupa kata kata berimbuhan (polimorfemis) dan 5 leksikon berupa kata dasar (monomorfemis). Pada prosesi madduta terdapat terdapat 3 lekikon berupa kata dasar (monomorfemis). Pada prosesi mappettu ada terdapat 2 leksikon berupa kata berimbuhan (polimorfemis) dan terdapat 4 leksikon berupa kata dasar (monomorfemis). Pada prosesi mappasau botting terdapat 1 leksikon berupa kata berimbuhan (polimorfemis) dan 3 leksikon berupa kata dasar (monomorfemis). Pada prosesi tudang penni terdapat 2 leksikon berupa kata berimbuhan (polimorfemis) dan 3 leksikon berupa kata dasar (monomorfemis). Pada prosesi mappenre botting terdapat 2 leksikon berupa kata berimbuhan (polimorfemis). Pada prosesi mappasikarawa terdapat 2 leksikon berupa kata dasar (monomorfemis).

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Section
Articles