ALIH FUNGSI LAHAN PERKEBUNAN PT. KAPAS INDAH INDONESIA DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI DESA LALONGGOMBU KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN: 1998-2021

Main Article Content

Nydia Puspitasari
Sitti Hermina
Faika Burhan
Subhan Effendi

Keywords

Alih Fungsi Lahan, Perkebunan, PT. Kapas Indah Indonesia, Kehidupan Sosial Ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan alasan masyarakat mengambil alih kepemilikan lahan perkebunan PT. Kapas Indah Indonesia di Desa Lalonggombu Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan, (2) untuk mengetahui proses alih fungsi lahan perkebunan, (3) menjelaskan dampak  alih fungsi lahan perkebunan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan, yaitu pemilihan topik, heuristic, kritik sumber, interpretasi sumber, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Alasan Masyarakat Desa Lalonggombu Mengambil Alih Lahan Perkebunan PT. Kapas Indah Indonesia di Desa Lalonggombu Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan dikarenakan Lahan PT. Kapas Indah Indonesia dipandang sebagai O sambu (hak  ulayat yang berupa hutan belantara) oleh masyarakat suku Tolaki Pada Desa Lalonggombu. (2) Proses kepemilikan lahan PT. Kapas Indah Indonesia berawal dari gugatan masyarakat Desa Lalonggombu yang merupakan pemilik tanah ulayat sebelum adanya pembukaan lahan yang dilakukan oleh PT. Kapas Indah Indonesia, lahan PT. Kapas Indah Indonesia yang berasal dari hutan serta bekas perkampungan warga sebelum zaman penjajahan Belanda yang ditinggali masyarakat dan telah diambil paksa pemerintah tanpa adanya kompromi dan perlawanan dari pemilik lahan. (3) Setelah lahan PT. Kapas Indah Indonesia diolah oleh masyarakat setempat, timbulah berbagai dampak kehidupan sosial ekonomi masyarakat mulai meningkat seperti dari aspek ekonomi berpengaruh pada kesehatan masyarakat membaik, rumah-rumah warga yang mulai bagus, meningkatnya pendidikan mulai SD hingga Perguruan Tinggi, dan lain-lain. Sedangkan dari aspek sosial warga bergotong royong membersihkan kebun, mulai mengenal sistem arisan, hingga status sosial masyarakat dapat meningkat.

Abstract 8 | PDF Downloads 0

References

Ante, Elizabeth; Noortje, M. Benu; dan Vicky, Moniaga.2016. Dampak Ekonomi dan Sosial Alih Fungsi Lahan Pertanian Hortikultura Menjadi Kawasan Wisata Bukit Rurukan Kecamatan Tumohon Timur Kota Tumohon.Agri Sosial Ekonomi Unsrat. 12(3). 113-124.
Anwar, Khaerul; Rima, Melati;dan Asiah, Salatalohy.2013. Studi Pemanfaatan Lahan Dengan Sistem Agroforestri Di Desa Ake Kolano Kecamatan Oba Utara Kota Tidore Kepulauan. Bioedukasi. 1(2). 101-105.
Jannah, Rifatul; Bambang, Eddy T.; dan Tutik, Dalmiyatun. 2017. Analisis Fungsi Lahan Pertanian Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Penduduk Di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Agrisocionomics. 1(1). 1-10.
Muslimah & Megawati. 2008. Dampak Alih Fungsi Lahan Perkebunan Terhadap
Pendapatan Petani Di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. Agrisamudra. 5(2). 9-15.
Nainggolan, Netty Herawati. 2016. Penyelesaian Sengketa Tanah Hak Guna Usaha PT. Emha Dengan Kelompok Tani Sekar Rukun Di Kecamatan Seisuka Kabupaten Batubara. Mercatoria. 9(1). 19-35.
Purwanti, Tari. 2018. Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Kehidupan Ekonomi Petani. Umbara. 3(2). 95-104.
Rovina, Abdul Alim, Hafiz Sukri, 2022. Identifikasi Kompleks Makam Lambuto Di Desa lalonggombu Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan. Sangia. 6(1). 27-40.
Satriawan, Halus & Zahrul Fuady. 2013. Karakteristik Dan Prospek Ekonomi Sistem Agroforestri Di Kabupaten Bireuen Aceh. Lentera.13(2). 43-47.
Suharto, Meiliani Puji. 2019. Konflik Agraria Dalam Pengelolaan Tanah Perkebunan Pada PT Hevea Indonesia (HEVEINDO) Dengan Masyarakat Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik. 1(1). 55-64.
Tipak, Oktovian; Jeter D., Siwalette; dan Nofiar F. Wenno.2021.Konflik Agraria Antara PTP Nusantara XIV Kebun Awaya Dengan Masyarakat Negeri Tananahu Kabupaten Maluku Tengah. Agliran. 9 (1). 1.
Wihasta, Candra Restu. 2012. Perkembangan Desa Wisata Kembang Arum Dan Dampaknya Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Donokerto Kecamatan Turi. Jurnal Bumi Indonesia. 1(1). 1-9.