KULINER BERBASIS BAHAN PANGAN LOKAL PADA MASYARAKAT DI DESA LAWELA KECAMATAN BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN

Authors

  • Wa Ode Fitriani Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya
  • La Ode Topo jers Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Keywords:

Culinary Tours, local food, local culinary

Abstract

This study aims to identify and describe culinary based on local food ingredients and culinary defense strategies based on local food ingredients in the Lawela Village, Batauga District, South Buton Regency community. This research uses the Goodenough Cognitive System theory. The research method used a qualitative descriptive method with data collection carried out through observation and in-depth interviews. The results showed that: (1) local foodstuffs in Lawela Village such as corn, cassava, sweet potato, and taro can produce local culinary; (2) The Community Strategy in maintaining Culinary Based on Local Food Ingredients in Lawela Village is to be preserved and developed.

References

Adiasih, Priskila dan Ritzky K.M.R Brahmana. Persepsi Terhadap Makanan Tradisional Jawa Timur: Studi Awal Terhadap Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta Di Surabaya. ( Skripsi : Universitas Kristen Petra Surabaya- KINERJA, Volume 19, No.2, Th. 2015: Hal. 112-125).

Fadhilah, Amir. (2013). Kearifan Lokal dalam Membentuk Daya Pangan Lokal Komunitas Molamahu Pulubala Gorontalo. Jurnal Fakultas Adab dan Humaniora & Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Al-TurÄṡ Vol. XIX No. 1.

Goodenough, W. H. (1957). Cultural Anthropology And Linguistics. Dalam Report Of the Seventh Annual Round Table Meeting on Linguistics and Language Study, ed. P. Garvin. Wa-Shington D. C.: George Town Univ. Monogr. Ser. Lang, and Ling.

Guerrero, L., Claret, A., Verbeke, W., Enderli, G., Biemans, S.Z., Vanhonacker, F., Issanchou, S., Sajdakowska, M., Granli, B.S., Scalvedi, L.,

Contel, M., Hersleth, M. (2010). Perception of Traditional Food Products in Six European Regions Using Free Word Association. Food Quality and Preference, 21, 225-233 (Persepsi Produk Makanan Tradisional di Enam Wilayah Eropa Menggunakan Asosiasi Kata Gratis. Kualitas dan Preferensi Makanan, 21, 225-233).

Mahardika. (2012). Pengembangan Ekonomi Kreatif Guna Menciptakan Lapangan Kerja dan Menguntaskan Kemiskinan Dalam Rangka Ketahanan Nasional. Jurnal Kajian Lemhanas Edisi 14, Desember 2012, hal 4-11.

Nugraheni, Mutiara. (2017). Peningkatan Citra Pangan Lokal. Universitas Negeri Yogyakarta.

Pieniak, Z., Verbeke, W., Vanhonacker, F., Guerrero, L., & Hersleth, M. (2009). Association between Traditional Food Consumption and Motives for Food Choice in Six European Countries. Appetite Journal, 53, 101108 (Asosiasi antara Konsumsi Makanan Tradisional dan Motif untuk Pilihan Makanan di Enam Negara Eropa. Jurnal Nafsu Makan, 53, 101108).

Spradley, J.P. (1997). Metode Etnografi. Terjemahan Oleh Misbah Yulfa Elisabeth. Yokyakarta : PT Tiara Wacana Yogya.

Syarifuddin, Didin, Chairil M. Noor, Acep Rohedi. (2018). Memaknai Kuliner Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Kota Bandung.

Tyas, Agnes Siwi Purwaning. (2017). Identifikasi Kuliner Lokal Indonesia dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Diploma Bahasa Inggris, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada. (Jurnal Pariwisata Terapan, No. 1, Vol. 1, 2017).

Wongso, William. (2015). http://www.infobudaya.net.william-wongso-kuliner-sebagai-identitas-budaya/2020/09/15

Additional Files

Published

2023-12-20

How to Cite

Fitriani, W. O., & Topo jers, L. O. (2023). KULINER BERBASIS BAHAN PANGAN LOKAL PADA MASYARAKAT DI DESA LAWELA KECAMATAN BATAUGA KABUPATEN BUTON SELATAN. KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi, 7(2), 210–219. Retrieved from https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/kabantiantropologi/article/view/2288

Issue

Section

Volume 7 Nomor 2, Desember 2023