EKSISTENSI PERMAINAN JUJUNGKE PADA ETNIS MUNA DI DESA LAKAPODO KECAMATAN WATOPUTE KABUPATEN MUNA

Authors

  • Irma Magara
  • Hilwa Salsabila
  • Rahmat Sewa Suraya

Keywords:

nilai, permainan tradisional, jujungke

Abstract

Permainan Jujungke merupakan salah satu permainan tradisional tekuk-tekuk kaki yang diiringi dengan lagu Jujungke  dengan jumlah pemain 3-5 orang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan bentuk permainan rakyat Jujungke, (2) untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam permainan Jujungke, (3) Untuk menganalisis alasan permainan Jujungke masih bertahan sampai saat ini pada masyarakat di Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam (indepth interview) yang didukung dengan dokumentasi dan perekaman/video. Informan ditentukan dengan metode purposive. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat, guru SD dan anak-anak yang ada di Desa Lakapodo. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai yang terkandung dalam permainan tradisional Jujungke yakni nilai kegembiraan, nilai kebersaman, nilai budaya dan nilai sosial. Permainan Jujungke merupakan permainan yang di lestarikan oleh masyarakat yang ada di Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna sampai saat ini. (2) Faktor pendorong permainan tradisional Jujungke bertahan sampai saat ini adalah peran orang tua yang mendorong dan memotivasi anak-anaknya untuk bermain permainan tradisional Jujungke yang hemat dan praktis, adanya pelestarian kebudayaan terhadap permainan tradisional Jujungke, transformasi dari generasi tua ke generasi muda, dan usaha serta kerja sama warga dalam melestarikan permainan tradisional Jujungke.

References

Andriani, T. 2012. Permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia dini. Sosial Budaya, 9(1), 121-136.

Anggita, G. M. 2018. Eksistensi permainan tradisional sebagai warisan budaya bangsa. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 3(2), 55-59.

Saputra, N. E., & Ekawati, Y. N. 2017. Permainan Tradisional Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Dasar Anak: Nofrans Eka Saputra, Yun Nina Ekawati. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 47-53.

Widodo, P., & Lumintuarso, R. 2017.Pengembangan model permainan tradisional untuk membangun karakter pada siswa SD kelas atas. Jurnal Keolahragaan, 5(2), 183-193.

Islamia Sidik, Waode. 2020.Permainan Tradisional Hederoji Pada Masyarakat Kelurahan Wanci Kecamatan Wangi-Wangi. Skiripsi Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Haluoleo.

Syamsuddin, Fajrianti. 2019.Permainan Rakyat Sebagai Pendidikan Karakter Pada Anak Sekolah Dasar di Desa Lerepako,Kecamatan Laeya,Kabupaten Konawe Selatan.Skripsi Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Haluole.

Damayanti, Yuli. 2019. Pendidikan Karakter Permainan Tradisional pada Suku Moronene di Kelurahan Rahampuu,Kecamatan Kabaena,Kabupaten Bombana. Skripsi Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Haluole.

Ariani, dkk. 1998. Permainan Rakyat daerah Istimewah Yokyakarta. Yogyakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Isimewah Yogyakarta.

Arsyad Azhar. 2007). Media pembelajaran, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Astuti, M. 2000). Peningkatan Sosialisasi Anak Melalui Pelatihan Permainan Tradisional.

Downloads

Published

2024-04-30

Issue

Section

Volume 7 Nomor 1, Januari-Juni 2024