LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani <p>Jurnal ini berisi tentang hasil penelitian, artikel ilmiah, makalah lmiah dalam bidang kelisanan dalam bidang sastra dan budaya di Indonesia. Jurnal ini terbuka untuk para peneliti dan para penulis yang kberminat dalam kajian tradisi lisan khususnya kelisanan dalam budaya dan sastra di Indonesia.</p> en-US mhat_suraya@yahoo.co.id (Rahmat Sewa Suraya) Wed, 24 Apr 2024 08:37:13 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 TRADISI PENGOBATAN MOALO SANGGOLEO PADA SUKU TOLAKI DI KELURAHAN PETOAHA KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2601 <div><span lang="EN-US">Tradisi pengobatan <em>Moalo Sanggoleo </em>proses pengobatan yang dilakukan terhadap seseorang yang disebabkan karena mendengar dan melihat sesuatu yang membuat orang tersebut memiliki perasaan yang kurang baik dan merasa takut. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui dan menjelaskan proses pelaksanaan tradisi pengobatan <em>Moalo Sanggoleo</em> pada suku&nbsp; Tolaki di Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari 2) mengetahui dan menjelaskan makna tuturan yang terkandung dalam tradisi pengobatan <em>Moalo Sanggoleo</em> pada suku Tolaki di Kelurahan Petoaha Kecamatan Nambo Kota Kendari. Dalam penelitian ini menggunakan teori Semiotika Roland Barthes dengan Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara Observasi/Pengamatan, Wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan proses pelaksanaan tradisi <em>Moalo Sanggoleo </em>terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap penentuan waktu dan tempat pelaksanaan pengobatan, pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pengobatan, tahap pelaksanaan pengobatan yang terdiri dari diangnosa penyakit dan proses pelaksanaan pengobatan <em>Moalo Sanggoleo </em>dan tahap penyembuhan. Makna tuturan yang terkandung dari pengobatan <em>Moalo Sanggoleo </em>terdapat pada mantra yang digunakan dalam proses pengobatan <em>Moalo Sanggoleo</em> yaitu mantra pengobatan <em>Moalo Sanggoleo </em>&nbsp;dan mantra air mandi yang memiliki makna denotatif dan konotatif.</span></div> Irawati Tapasi, Adelina Mahmuddin, Abdul Alim, Nurtikawati Nurtikawati Copyright (c) 2024 LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2601 Wed, 24 Apr 2024 00:00:00 +0000 RITUAL NYERA PADA MESIN KAPAL BAGI MASYARAKAT ETNIS BAJO DI DESA BANU-BANUA JAYA KECAMATAN KULISUSU KABUPATEN BUTON UTARA https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2602 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pentingnya Ritual <em>Nyera</em> pada mesin kapal Bagi Masyarakat Etnis Bajo dan makna ritual <em>Nyera </em>yang ada pada masyarakat etnis Bajo di Desa Banu-Banua Jaya Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Metode penelitian dalam pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi (pengamatan), wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan landasan teori Edward B Tylor, teknik penentuan informan menggunakan teknik <em>Purposive</em>. Data dianalisis dengan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pentingnya ritual <em>Nyera </em>terdiri dari 5 macam : 1.) Pemurnian, 2.) Perlindungan/Keselamatan, 3.) Melestarikan, 4.) Rezeki, 5). Silaturahmi. Makna dalam ritual <em>Nyera </em>memiliki 3 jenis makna : 1.) Makna pada bahan seperti air, dupa, ayam, 2.) Makna pada proses Ritual <em>Nyera</em> yaitu membacakan doa pada air, makna memandikan ayam, makna membacakan doa pada pisau, makna mengusapkan darah ayam pada setiap sisi mesin . 3.) Makna tahap akhir membacakan doa pada mesin agar semua keinginan dilakukan Ritual <em>Nyera</em> dapat dipenuhi oleh yang maha kuasa dan makna memberi uang sindikka agar pemberi uang sindikka memiliki rezeki yang bagus.</p> Taufiq Said, La Ando La Ando, La Ode Ali Basri, La Ode Marhini Copyright (c) 2024 LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2602 Wed, 24 Apr 2024 00:00:00 +0000 EKSISTENSI PERMAINAN JUJUNGKE PADA ETNIS MUNA DI DESA LAKAPODO KECAMATAN WATOPUTE KABUPATEN MUNA https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2608 <p>Permainan <em>Jujungke</em> merupakan salah satu permainan tradisional tekuk-tekuk kaki yang diiringi dengan lagu <em>Jujungke</em> &nbsp;dengan jumlah pemain 3-5 orang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu (1) untuk mendeskripsikan bentuk permainan rakyat <em>Jujungke</em>, (2) untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam permainan <em>Jujungke</em>, (3) Untuk menganalisis alasan permainan <em>Jujungke</em> masih bertahan sampai saat ini pada masyarakat di Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam (<em>indepth interview) </em>yang didukung dengan dokumentasi dan perekaman/video. Informan ditentukan dengan metode <em>purposive.</em> Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat, guru SD dan anak-anak yang ada di Desa Lakapodo. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai yang terkandung dalam permainan tradisional <em>Jujungke</em> yakni nilai kegembiraan, nilai kebersaman, nilai budaya dan nilai sosial<em>. </em>Permainan <em>Jujungke</em> merupakan permainan yang di lestarikan oleh masyarakat yang ada di Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna sampai saat ini. (2) Faktor pendorong permainan tradisional <em>Jujungke</em> bertahan sampai saat ini adalah peran orang tua yang mendorong dan memotivasi anak-anaknya untuk bermain permainan tradisional <em>Jujungke</em> yang hemat dan praktis, adanya pelestarian kebudayaan terhadap permainan tradisional <em>Jujungke</em><em>, </em>transformasi dari generasi tua ke generasi muda, dan usaha serta kerja sama warga dalam melestarikan permainan tradisional <em>Jujungke.</em></p> Irma Magara, Hilwa Salsabila, Rahmat Sewa Suraya Copyright (c) 2024 LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya https://journal.fib.uho.ac.id/index.php/lisani/article/view/2608 Tue, 30 Apr 2024 00:00:00 +0000