MODEL KONSERVASI SITUS PERTAHANAN JEPANG: STUDI IDENTIFIKASI DAN STRATEGI PERLINDUNGAN SITUS SEJARAH DI KABUPATEN KONAWE SELATAN SULAWESI TENGGARA

Main Article Content

Sarman Sarman
Kiki Resky Wulandari
Salebaran Salebaran

Keywords

Konservasi, Budaya Material, Jepang 1942-1945

Abstract

Penelitian ini fokus pada Model Konservasi Situs Pertahanan Jepang dan strategi perlindungan warisan sejarah di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini mendapatkan urgensi karena minimnya pembahasan mengenai Model Konservasi Situs Pertahanan Jepang di wilayah ini dan belum pernah dilakukan secara menyeluruh sebelumnya.


Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya di Kabupaten Konawe Selatan, yang ternyata belum sepenuhnya terwujud; (2) menganalisis Model Konservasi Situs Pertahanan Jepang, yang umumnya terbatas, dengan beberapa situs mendapatkan perawatan sementara yang lain dibiarkan terbengkalai. Faktor-faktor yang menghambat pelestarian warisan sejarah meliputi anggaran terbatas, peraturan daerah yang belum efektif, keterbatasan sumber daya manusia, dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian peninggalan sejarah.


Penelitian ini dilaksanakan di beberapa desa di Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki banyak situs peninggalan Jepang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang tantangan dalam melestarikan warisan sejarah Jepang di daerah tersebut, dan menekankan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pelestarian dan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah ini.


Kata Kunci : Konservasi, Budaya Material, Jepang 1942-1945

Abstract 38 | PDF Downloads 0

References

Anonim. 2016. Pelestarian Cagar Budaya. Mojokerto : Balai Pelestaarian Cagar

Appleyard, D., Field, A., & Cobb, S. (2016). International Economics. 5th Edition. New York: Mc Graw

Barthes, Roland. 2012. Elemen-Elemen Semiotika. Terjemahan M. Ardiansyah. Jogjakarta: IRCiSoD Budaya Jawa Timur

Diana Indah Pratiwi, dkk. 2022. Konservasi Kawasan Heritage (Studi Kasus: Koridor Jalan Braga, Kota Bandung, Indonesia). Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 23, Jilid 2, Nomor 4 (2022)

Herusatoto, Budiono. 2010. Simbolisme Dalam Budaya Jawa. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya

I Made Dandi, dkk. 2022. Perlindungan Hukum oleh Pemerintah Daerah terhadap Situs Warisan Cagar Budaya, Universitas Udayana: Bali. Jurnal Kertha Negara Vol 10 No 3 Tahun 2022 hlm 247-258

Istiawati, F.N. 2016. Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Adat Ammatoa dalam Menumbuhkan Karakter Konservasi. Cendikia

Mirawati, 2012. Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Property and Real Estate yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang.

Moleong, Lexy. J. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Syaifuddin. (2018). Motivasi dan Kinerja Pegawai. Sidoarjo: Indomedia Pustaka

Yulia Laili, Lutfinah (2020) Konservasi Cagar Budaya Situs Biting Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Tahun 2011-2019 (Studi Pengelolaan Cagar Budaya Situs Biting Lumajang). Thesis: UIN Jember