##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Zakridatul Agusmaniar Rane

Abstract

Sebagai sebuah produk kultural, karya sastra selalu mengandung apa yang diistilahkan Goldmann sebagai fakta kemanusiaan. Fakta kemanusiaan dapat berupa perilaku ataupun aktivitas manusia. Fakta kemanusiaan yang dijabarkan dalam penelitian ini adalah fakta kemanusiaan aktivitas kultural, yaitu karakteristik budaya yang terkait dengan kehidupan masyarakat.  Objek yang diteliti adalah 12 dongeng etnis Kulisusu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann sebagai pijakannya. Hasil penelitian ini menyimpulkan aktivitas berlayar sebagai fakta kemanusiaan aktivitas kultural dalam cerita rakyat Kulisusu. Dari kumpulan cerita rakyat tersebut ditemukan bahwa dalam kehidupan masyarakat Kulisusu di masa lampau, berlayar bukan hanya aktifitas mencari nafkah tapi telah menjadi budaya dan karakteristik dari etnis ini. Ada tiga jenis mata pencaharian masyarakat yang dapat ditemukan dalam kumpulan cerita ini, yaitu bertani, melaut, dan berlayar. Pekerjaan bertani dan melaut hanya dilakukan oleh kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah. Sementara berlayar dilakukan oleh laki-laki dari kelas bawah, menengah, kaum bangsawan, hingga raja (Lakino Lipu). Di masa lalu, berlayar telah menjadi semacam kebiasaan yang membentuk kebudayaan masyarakat bahwa laki-laki pada hakikatnya melakukan pelayaran.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Section
Articles