Representasi Perempuan dalam Pariwisata di Pantai Toronipa Desa Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara

Authors

  • La Ode Sudu Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo
  • Lestariwati Lestariwati Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo
  • Nurmin Suryati Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo
  • Salebaran Salebaran Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo
  • Taufiq Said Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v13i1.2455

Keywords:

representation, tourism, women

Abstract

Gender inequality can often hinder the development of tourism, especially in Toronipa Beach, Konawe Regency, Southeast Sulawesi Province. The objective of research is to be an alternative to reduce gender inequality in tourism development that has not been intended to women. The theory used in this research is tourism theory with ethnographic method proposed by Spradley (2006) that the analysis of women's representation must be in accordance with field data. The results shows that women's participation in tourism activities at Toronipa Beach has several impacts: positive impacts including land utilization, increasing income, and making business run more easily, and negative impacts including less time for children, and competition between traders, and social conflict. The representation of women in tourism activities is expected to increase the vocabularies of tourism science.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

La Ode Sudu, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Lestariwati Lestariwati, Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

Nurmin Suryati, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Salebaran Salebaran, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Taufiq Said, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

References

Andani, F. (2016). Peran Perempuan dalam Kegiatan Pariwisata di Kampung Wisata Tebing Tinggi Okura Kota Pekanbaru. JOM FISIP, 4(2), 1–23.

Devi dkk. (2017). Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam sebagai Daerah Tujuan Wisata di Kabupaten Karanganyar. Jurnal Sosiologi DILEMA, 32 (1), 34–44.

Joane & Saptono N. (2023). Persepsi Pengunjung Terhadap Produk Wine Lokal Sababay Winery sebagai Wisata Gastronomi di Bali. Jurnal Destinasi Wisata, 11(1).

Labibah dkk. (2023). Strategi Peningkatan dan Daya Dukung Wisata di Kawasan Wisata Lembang. Jurnal Nasional Pariwisata, 13(2), 150–168.

Purnomo, Budi. (2015). Metode Penelitian Pariwisata. Yogyakarta: Media Publisher.

Putri, C. I., Darwis, R. S., & Taftazani, B. M. (2017). Peran Perempuan dalam Pengembangan Program Desa Wisata. Jurnal Penelitian Dan PKM, 4, 184–187.

Rahman dkk. (2023). Pariwisata Berbasis Masyarakat untuk Menunjang Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Kaki Langit, Bantul, di Yogyakarta. Jurnal Destinasi Wisata, 11(1).

Soebijantoro, U. (2009). Pengaruh Ketersediaan Sarana Prasarana, Sarana Transportasi terhadap Kepuasan Wisatawan. Jurnal Manajemen Pemasaran, 4(1).

Spradley, J. P. (2006). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Subekti, A. I. (2017). Peran Perempuan dalam Pariwisata di Desa Wisata Wukirsari Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Universitas Negeri Yogyakarta.

Additional Files

Published

2024-02-07

How to Cite

Sudu, L. O., Lestariwati, L., Suryati, N., Salebaran, S., & Said, T. (2024). Representasi Perempuan dalam Pariwisata di Pantai Toronipa Desa Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara . ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 13(1), 24–41. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v13i1.2455

Issue

Section

Volume 13 Issue 1, February 2024