About the Journal

KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, jurnal akses terbuka, ditinjau oleh mitra bestari, dan dinilai berdasarkan standar publikasi. Topik artikel dapat mencakup tetapi tidak terbatas pada antropologi sosial-budaya, bidang antropologi, dan, etnografi.  

Kabanti diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Nama Kabanti (Buton) atau Kabhanti (Muna), diambil dari tradisi berucap pantun dalam kedua suku tersebut. Kabanti membawa nilai-nilai moral, nilai-nilai keagamaan, petunjuk kehidupan atau petuah, sindiran, percintaan, serta nilai-nilai budaya dan adat istiadat. Tradisi Kabanti, yang bertujuan memperkokoh nilai dan norma dalam masyarakat, saat ini mendekati kepunahan.

ISSN 2503-3468 (Online)

ISSN 2622-8750 (Print)

Current Issue

Vol 9 No 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, Desember 2025
Published: 2025-12-31

Volume 9, Nomor 2, Desember 2025

  • Perempuan dan Kapitalisme

    Nur Indah Amelia, Ashmarita Ashmarita
    256 - 269
    DOI: https://doi.org/10.33772/m0s3hd90
  • Transformasi Etika Lokal Remaja Akibat Media Sosial di Desa Burangasi.

    La Itrali Itrali, Hidayah Rahman
    199 - 211
    DOI: https://doi.org/10.33772/rwbszw12
  • KEHIDUPAN PEREMPUAN PENAMBANG PASIR GUNUNG DI KELURAHAN TOBIMEITA KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI.

    La Ode Hermawan, Hartini Hartini
    307 -316
    DOI: https://doi.org/10.33772/wpq0eq87
  • Keberkahan Mandi Safar: Menelusuri Spiritualitas dan Tradisi Masyarakat Muna

    Nur Indah Ode, La Ode Aris
    296 - 306
    DOI: https://doi.org/10.33772/8n9xjp67
  • Perjuangan Pedagang Pasar: Mencari Ruang di Tengah Ketegangan dengan Polisi Pamong Praja.

    Hasniar Hasniar, Hasniah Hasniah
    212 - 220
    DOI: https://doi.org/10.33772/csh42768
  • Pemanfaatan Sungai Konawe Eha sebagai Sumber Ekonomi Masyarakat Desa Puusangi, Kecamatan Anggalomoare, Kabupaten Konawe

    Muhammad Ikbal Moita, Wa Ode Winesty Sofyani, Raemon Raemom
    231 - 239
    DOI: https://doi.org/10.33772/thx7pa81
  • Perempuan Dalam Skena Musik Undeground di Kota Bekasi

    Amelia Amelia, Erens E Koodoh
    221 - 230
    DOI: https://doi.org/10.33772/sx4h6y14
  • Wisata Alam Topa dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna

    Rismawati Rismawati, Abdul Jalil
    DOI: https://doi.org/10.33772/xb2kns57
  • Inovasi Pancing Rawai dalam Kehidupan Nelayan Masyarakat Tondonggeu

    Dhea Gevira, Zainal Zainal, Danial Danial
    247 - 255
    DOI: https://doi.org/10.33772/0p70bc55
  • Simbol Stratifikasi Sosial orang Muna dalam Tradisi Karia (Pingitan) di Desa Kafoo-Foo, Kecamatan KontukowunaOWUNA,KAB.MUNA

    Siti Nuria, Rahmat Sewa Suraya, Abdul Rahman, Almarsaban Almarsaban
    286 - 295
    DOI: https://doi.org/10.33772/ysjd9j07
  • Pengobatan Tradisional Warisan Leluhur Masyarakat Kulisusu di Desa Loji, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara

    Isra Isra, La Ode Topo Jers, Ahmat Keke
    325 - 338
    DOI: https://doi.org/10.33772/prxpjm86
  • Peran Ganda Istri dalam Memenuhi Kebutuhan Keluarga di Desa Laiba Kecamatan Parigi Kabupaten Muna

    Nesti Nesti, Nasrudin Suyuty, Muhamad Alkausar
    187 - 198
    DOI: https://doi.org/10.33772/jseq5n26
  • Pandangan Masyarakat Terhadap Kehidupan Perempuan Malam pada Musik Karaoke 999 di KelurahaN TIPULU    KECAMATAN KENDARI BARAT KOTA KENDARI

    Wa Ode Nur Khoiriah, La Ode Sukur
    171 - 186
    DOI: https://doi.org/10.33772/x5h65618
  • Konversi Komoditas Tanaman Sebagai Pilihan Rasional : Studi di Desa Iwoi Mea Jaya Kabupaten Kolaka Timur

    Aisya Aisya, Sarlan Adi Jaya
    240 - 246
    DOI: https://doi.org/10.33772/cfm2tp34
  • Fungsi Pamali Melaut Masyarakat Bugis di Kelurahan Lapulu Kota Kendari

    Shinta Arjunita Saputri, La Ode Marheni, Aisyah Aisyah, Wa Santi, Wa Ode Alfisari, Andi Sukmawati, Siti Mijaya, Sitti Hardiana
    317 - 324
    DOI: https://doi.org/10.33772/yejwja39
View All Issues

KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, jurnal akses terbuka, ditinjau oleh mitra bestari, dan dinilai berdasarkan standar publikasi. Topik artikel dapat mencakup tetapi tidak terbatas pada antropologi sosial-budaya, bidang antropologi, interaksionisme dan simbolisme, etnografi komunikasi, jurnalisme budaya, budaya korporat, dan netnografi.  

Kabanti diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Nama Kabanti (Buton) atau Kabhanti (Muna), diambil dari tradisi berucap pantun dalam kedua suku tersebut. Kabanti membawa nilai-nilai moral, nilai-nilai keagamaan, petunjuk kehidupan atau petuah, sindiran, percintaan, serta nilai-nilai budaya dan adat istiadat. Tradisi Kabanti, yang bertujuan memperkokoh nilai dan norma dalam masyarakat, saat ini mendekati kepunahan.