##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Peribadi Peribadi Syaifuddin Suhri Kasim Juhaepa Juhaepa Sarmadan Sarmadan Samsul Samsul La Ode Montasir

Abstract

Kajian ini merupakan bentuk studi “before and after” atas keberadaan industrialisasi pertambangan nikel dengan berbagai problematikanya di wilayah Kabupaten Konawe Selatan. Pendekatan kualitatif dalam konteks Phenomenologi digunakan sebagai upaya mengembangkan telaah-telaah kritis reflektif atas berbagai fenomena, realitas dan hiperealitas yang mengemuka melalui instrumen pengamatan, wawancara mendalam (deep interview) dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika alam pedesaan kita di masa lalu diibaratkan sebagai seorang gadis cantik yang demikian indah dan elok dipandang mata. Kini, alam pedesaan itu tampak tak mempesona lagi, karena satwa-satwa sebagai suatu realitas ekosistem yang alamiah telah digantikan oleh satwa-satwa baru, berupa peralatan raksasa penumbang pepohonan, penggali dan pengangkut tanah nikel serta mobil-mobil karyawan perusahaan yang lalulang seolah tak pernah berhenti dan tak kenal lelah dengan ekosistem khasnya tersendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

pertambangan, problematika, solusi alternatif

References
Agustian, G. A. (2000). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spritual, ESQ, Emotional Spritual Quotient, Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Jakarta: Arga.

Fisher, S. et al. (2001). Mengelolah Konflik-Keterampilan dan Strategi Untuk Bertindak. Jakarta: The British Council, Zed Books.

Geertz, C. (1983) Involusi Pertanian: Proses Perubahan Ekologi di Indonesia. Jakarta: Bhatara Karya Aksara.

Geertz, C. (1992). Kebudayaan dan Agama. Yogyakarta: Kanisius.

Hikmat (2014). http://media.kemsos.go.id/images/556ARTIKEL_1_ANDALSOSPEM.pdf

Johnson, P. D. (1986). Teori Sosiologi Klasik dan Modern Jilid I. Jakarta: Gramedia.

Kurasawa, A. (1993). Mobilisasi dan Kontrol. Jakarta: Grasindo.

Koodoh, E. E., Ahimsa-Putra, H. S., Setiadi (2018). The Involvement of Religious Leaders in Conflict Resolution Within Tolaki People of Konawe District, Jurnal Al Albab Vol. 7 Number 1 June 2018.

Mabub Ul Haq, 2016. http://ademujhiyat.blogspot.co.id/2016/05/paradigma-pembangunan-manusia.html

Moleong, J. L. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Morissan. (2019). Riset Kualitatif. Jakarta: Prenada Media Group.

Muhadjir, N. (2011). Metodologi Penelitian, Paradigma Positivisme Objektif, Fhenomenologi Interpretatif Logika Bahasa Platonis, Chomskyist, Hegelian dan Hermeneutik, Paradigma Studi Islam, Matematik Recursion-Set Theory & Struktural Equation Modeling dan Mixed, Rake Sarasin, Edisi VI Pengembangan. Yokyakarta.

Mursito, H. (2016). Human Development dan Kemiskinan. http://www.kompasiana.com/ianmursito/human-development-dan-kemiskinan_54f3cf657455137a2b6c80b8

Peribadi, et al. (2013). Industri Pertambangan Nikel dan Pengaruhnya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi (Studi Kasus pada Warga Masyarakat di Sekitar Wilayah Industri Pertambangan Kecamatan Palangga dan Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan). Kerjasama Dinas Pertambangan dan Enersi Pemda Konsel dengan Lembaga Penelitian Universitas Halu Oleo.

Peribadi. (2015). Reconstruction of Participatory Paradigm Based on ESQ Power, A Strategy of Power Overcoming in Kendari City, South East Sulawesi, Germany: Lambert Academic Publishing (LAP).

Peribadi. (2016). Prahara Kehidupan Sosial Kaum Agraris: Sebuah Perspektif Fenomenologis. Kendari: Unhalu Press.

Peribadi. (2017). Resolusi Kemiskinan: Sebuah Strategi Community Development Berbasis Spiritual Profetik, Sidoarjo: Jurusan Sosiologi FISIP UHO, Bekerjasama dengan OKSANA Publishing CV. KANAKA MEDIA.

Peribadi. (2019). Multi-Metode dalam Pendekatan Kualitatif. Materi Kuliah Metodologi Kuantitatif dan Kualitatif yang tidak dipublikasikan. Kendari: Sosiologi, FISIP, UHO.

Piliang, Amir, Yasraf, (1998). Sebuah Dunia Yang Dilipat, Realitas Kebudayaan Menjelang Milenium Ketiga dan Matinya Posmodernisme. Bandung: Mizan, Anggota IKAPI.

Ritzer, G. (2013). Eksplorasi Dalam Teori Sosial: Dari Metateori sampai Rasionalisasi, diterjemahkan oleh Astry Fajria dari buku Explorations in Social Theory, From Metatheorizing to Rationalization. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Salman, D. (1996). Gerakan Protes Petani dan Integrasi Pedesaan, Prisma, Majalah Kajian Ekonomi dan Sosial, No 7 – 1996. Jakarta: LP3ES.

Salman, D. (2012). Pertanyaan Kaum Agraris Bagi Pembangunan Pertanian: Perlunya Pendasaran Multi Paradigmatik, dalam Buku Gagasan, Pikiran dan Harapan Alumni Fakultas Pertanian, UNHAS Terhadap Pembangunan Pertanian Indonesia. Makassar: PT. Kalola Printing.

Scott C. J. (1981). Moral Ekonomi Petani. Jakarta: LP3ES.

Solihin A. (2010). Paradigma Baru Pembangunan Berkelanjutan. https://ikanbijak.wordpress.com/2010/07/04/paradigma-baru-pembangunan-berkelanjutan/

Tjondronegoro, M. P. S. (1999). Sosiologi Agraria, Kumpulan Tulisan Terpilih. Penyunting: Sitorus, Felix dan Wiradi Gunawan, Bogor: Yayasan Akatiga, IPB Bogor.

Weber, M. (2012), Teori Dasar Analisis Kebudayaan. Diterjemahkan dari buku Essays From Max Weber oleh Abdul Qadir Shaleh. Jogjakarta: IRCiSoD.

Wirawan, I. B. (2012). Teori-Teori Sosial, Dalam Tiga Paradigma, Fakta Sosial, Defenisi Sosial dan Perilaku Sosial. Jakarta: Kencana, Prenada Media Group.
Section
Volume 9 Nomor 3, Oktober 2020