##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

La Ode Muhammad Syahartijan Eka Suaib Bahtiar Bahtiar Muhammad Najib Husain

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan komunikasi yang dilakukan oleh elit politik dalam revitalisasi nilai – nilai budaya kesultanan Buton sarapataanguna di masyarakat agraris kabupaten Buton. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah: Bupati, anggota DPR, penyuluh dinas pertanian, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Seksi Kebudayaan dan Cagar Alam, Tokoh Adat, Tokoh Sejarah, Tokoh Pemuda, Petani dan Akademisi yang ditetapkan secara purposive dengan menetapkan sampel wilayah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD) dan studi dokumentasi. Tahapan analisis data dilakukan, sebelum dilapangan, selama dilapangan, dan selesai dilapangan melalui domain analysis dan taxsonomi analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa, tersebarnya tranformasi nilai – nilai budaya sarapataanguna dimasyarakat dilakukan oleh elit politk melalui jaringan linkaran yang ada di lembaga formal dan non formal serta jaringan keluarga melalui komunikasi antar persona, komunikasi kelompok, dan komunikasi massa.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Keywords

jaringan, komunikasi, transformasi, nilai budaya, sarapataanguna, Kesultanan Buton

References
Addin, A. et al. (2011). Stratifikasi Masyarakat Butuni Pada Masa Kesultanan. Baubau: Yayasan Fajar Al Buthuuni.

Anderson, J. E. (1979). Public Policy and Polities in America. California: Wadsworth, Inc. Belmont.

Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. Cetakan Ketujuh. Jakarta: Rineka Cipta.

Bagea, I., (2015). Implementasi Nilai Budaya Buton Dalam Kepemimpinan Pemerintahan di Kota Baubau. Journal Kandai Volume 12. No.2 November 2016 Halaman 297 – 308.

Bagus, L. (2005). Kamus Filsafat. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Baja, S. (2012). The Sleeping Giant Buton Raya Isyarat Ilmiah Menguak Tabir Tujuh. BauBau: Puslitbang Witaris UNHAS Pemerintah Kota Bau Bau. Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton. 2015. Kabupaten Buton dalam Angka. Baubau: Kainawa.

Bhatta, G. (1996). Capacity Building at the Local Level for Effective Governance, Empowerment Without Capascity is Meaningless.

Bennis, W. & Nanus, B. (1990). Kepemimpinan: Strategi dalam Mengembangkan Tanggung Jawab. Jakarta: Prenhallindo.

Bennis, W. & Nanus, B. (2003). Leaders, Strategies for Taking Charge, New York: Harper Collins Publisher.

Bulaeng AR. (2000). Metode Penelitian Komunikasi Kontemporer. Hasa-nuddin University Press. Makassar.

Beerel, A. (1996). Smart Strategies, Leadership Through Strategic Planning, New York: International Thompson Business Press.

Berlo, D.K. (1960). The Process of Communication: An Introduaction to Theory and Practice. United State of America.

Ciulla, J.B. (2003). The Ethics of Leadership, Singapore: Replika Press.

Clarke, T. & Clegg, S., (1998). Changing Paradigms; the Transformation of Management Knowledge for the 21st Century, London: Herper Collins-Business.
Cresswell. (2014). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Cangara, H. (2000). Pengantar Ilmu Komunikasi. PT Raja Grafindo, Persada Jakarta.

Ding, D., et al. (2012). Relationship of servant leadership and employee loyalty: the mediating role of employee satisfaction. Ibusines Journal. (4): 208-215.
Djaenuri, Aries. (2015). Kepemimpinan, Etika, dan Kebijakan Pemerintahan. Bogor: Ghalia Indonesia.

Koentjaraningrat, (1985). Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan, Jakarta: Gramedia.

Nurwati, et al. (2013). Pengaruh Kepemimpinan terhadap Budaya Organisasi, Komitmen Kerja, Perilaku Kerja dan Kinerja Pegawai (Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Propinsi Sulawesi Tenggara). Fakultas Ekonomi Universitas Haluoleo Kendari.

Ndraha, T. (1997). Budaya Organisasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukmadinata (2006). Metode penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Thamrin (2015). Implementasi Nilai-Nilai Budaya Sarapataanguna dalam mewujudkan sistem pemerintahan Good Governance di Kota Bau-Bau.

Yunus, AR. (1995). Posisi Tasawuf dalam Sistem Kekuasaan di Kesultanan Buton Pada Abad 19. Seri INIS Jilid 24. Indonesia-Netherlands Cooeperation in Islamis Studies. Jakarta.
Section
Volume 8, Nomor 3, Oktober 2019