Nilai-Nilai Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Tradisi Karia di Masyarakat Muna

Authors

  • Lestariwati Lestariwati Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo Author
  • Nurmin Suryati Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo Author
  • Akifah Akifah Fakultas kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.722

Keywords:

kesehatan, reproduksi, karia

Abstract

Karia merupakan salah satu tradisi daur hidup masyarakat Muna yang bernuansa ritual. Tradisi ini menjadi menjadi puncak kangkilo bagi anak perempuan yang telah memasuki usia remaja dan siap berumah tangga. Menikah itu bukanlah perkara yang mudah tetapi harus memiliki kesiapan yaitu kesiapan fisik, mental/psikologis, sosial/ekonomi. Banyak kasus terjadi di masa sekarang yang mempengaruhi kesehatan reproduksi salahs atunya adalah hubungan seks pranikah yang berujung pada MBA (married by accident). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan kesehatan reproduksi yang terdapat pada tradisi karia. Metodologi penelitian bersifat deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 2 (dua) nilai dalam tradisi karia yang berhubungan dengan pendidikan kesehatan reproduksi yaitu nilai filosofis dan nilai pendidikan. Tetapi pada masa sekarang dalam tradisi karia pendidikan kesehatan reproduksi tersebut sudah mengalami pergeseran.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Nurmin Suryati, Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

  • Akifah Akifah, Fakultas kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

    Fakultas kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo

References

Asis, A. (2014). Enkulturasi nilai-nilai budaya dalam upacara karia pada masyarakat Muna. Jurnal Walasuji, Volume 5, No. 1, Juni 2014.

Ardin, Cahyono, A., Hartono. (2017). Makna simbolik pertunjukan linda dalam upacara ritual karia di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara. Jurnal Catharsis: Journal of Arts Education, Vol. 6. April, 2017. https://doi.org/10.15294/catharsis.v6i1.17032

BPS, BKKBN, Kemenkes RI & ICF International. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, Maryland, USA: ICF International.

Couvreur. (2001). Sejarah dan Kebudayaan Masyarakat Muna. Kupang: Artha Wacana Press.

Hak, P., Pratiwi, I. (2017). Tradisi karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah Edisi Volume 2 No. 3, Desember 2017. http://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/6192

Lestariwati. (2012). Tradisi Lisan Karia pada Masyarakat Muna di Sulawesi Tenggara. (Tesis). Universitas Indonesia.

Miles, M.B. & Huberman, A.M. (1994). Qualitative Analysis. London: Sage Publishers.

Murgiyantoro, S. (Ed). (2004). Tradisi dan inovasi. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suriata. (2015). Analisis nilai-nilai budaya karia dan implikasinya dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, Volume 1 Nomor 1 Juni 2015. Hal 9-18.

Taena, L., & Hermina. (2013). Makna simbolik dalam tradisi karia pada masyarakat Muna dalam jurnal Mudra Volume 28, Nomor 1, Januari 2013.

Yusran, S. (2015). Pendidikan Pondasi Pranata Sosial Tantangan dan Solusinya. Leutikaprio: Yogyakarta

Yusran, S., et. al. (2016). Dasar Kesehatan Reproduksi & Kesehatan Ibu dan Anak. Kendari: Metro Graphia.

Additional Files

Published

28-02-2020

Issue

Section

Volume 9 Nomor 1, Februari 2020

How to Cite

Lestariwati, L., Suryati, N., & Akifah, A. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Tradisi Karia di Masyarakat Muna. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 9(1), 92-103. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.722
Share |

Similar Articles

11-20 of 24

You may also start an advanced similarity search for this article.