Nilai-Nilai Pendidikan Kesehatan Reproduksi pada Tradisi Karia di Masyarakat Muna
DOI:
https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.722Keywords:
kesehatan, reproduksi, kariaAbstract
Karia merupakan salah satu tradisi daur hidup masyarakat Muna yang bernuansa ritual. Tradisi ini menjadi menjadi puncak kangkilo bagi anak perempuan yang telah memasuki usia remaja dan siap berumah tangga. Menikah itu bukanlah perkara yang mudah tetapi harus memiliki kesiapan yaitu kesiapan fisik, mental/psikologis, sosial/ekonomi. Banyak kasus terjadi di masa sekarang yang mempengaruhi kesehatan reproduksi salahs atunya adalah hubungan seks pranikah yang berujung pada MBA (married by accident). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan kesehatan reproduksi yang terdapat pada tradisi karia. Metodologi penelitian bersifat deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 2 (dua) nilai dalam tradisi karia yang berhubungan dengan pendidikan kesehatan reproduksi yaitu nilai filosofis dan nilai pendidikan. Tetapi pada masa sekarang dalam tradisi karia pendidikan kesehatan reproduksi tersebut sudah mengalami pergeseran.
Downloads
References
Asis, A. (2014). Enkulturasi nilai-nilai budaya dalam upacara karia pada masyarakat Muna. Jurnal Walasuji, Volume 5, No. 1, Juni 2014.
Ardin, Cahyono, A., Hartono. (2017). Makna simbolik pertunjukan linda dalam upacara ritual karia di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara. Jurnal Catharsis: Journal of Arts Education, Vol. 6. April, 2017. https://doi.org/10.15294/catharsis.v6i1.17032
BPS, BKKBN, Kemenkes RI & ICF International. (2012). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, Maryland, USA: ICF International.
Couvreur. (2001). Sejarah dan Kebudayaan Masyarakat Muna. Kupang: Artha Wacana Press.
Hak, P., Pratiwi, I. (2017). Tradisi karia pada masyarakat Muna di Kecamatan Wakorumba Selatan Kabupaten Muna. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah Edisi Volume 2 No. 3, Desember 2017. http://ojs.uho.ac.id/index.php/p_sejarah_uho/article/view/6192
Lestariwati. (2012). Tradisi Lisan Karia pada Masyarakat Muna di Sulawesi Tenggara. (Tesis). Universitas Indonesia.
Miles, M.B. & Huberman, A.M. (1994). Qualitative Analysis. London: Sage Publishers.
Murgiyantoro, S. (Ed). (2004). Tradisi dan inovasi. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Suriata. (2015). Analisis nilai-nilai budaya karia dan implikasinya dalam layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, Volume 1 Nomor 1 Juni 2015. Hal 9-18.
Taena, L., & Hermina. (2013). Makna simbolik dalam tradisi karia pada masyarakat Muna dalam jurnal Mudra Volume 28, Nomor 1, Januari 2013.
Yusran, S. (2015). Pendidikan Pondasi Pranata Sosial Tantangan dan Solusinya. Leutikaprio: Yogyakarta
Yusran, S., et. al. (2016). Dasar Kesehatan Reproduksi & Kesehatan Ibu dan Anak. Kendari: Metro Graphia.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. Articles are freely available to both subscribers and the wider public with permitted reuse.
All articles published in Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options: Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA). Authors and readers can copy and redistribute the material in any medium or format, as well as remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially, but they must give appropriate credit (cite to the article or content), provide a link to the license, and indicate if changes were made. If you remix, transform or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
