Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Berbasis Kearifan Lokal

Studi Kasus di Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe

Authors

  • Herlan Herlan Program Studi Kajian Budaya, Pascasarjana Universitas Halu Oleo Author
  • La Taena Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo Author
  • La Aso Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.726

Keywords:

pembangunan, pedesaan, infrastruktur, kearifan lokal

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pelaksanaan pembangunan pedesaan (infrastruktur) berbasis kearifan lokal serta dampaknya di Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yaitu data yang berdasarkan atas segala informasi dari keterangan yang diberikan oleh informan kunci dan informan pokok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) pelaksanaan pembangunan desa berbasis kearifan lokal di Desa Lalong-gaasumeeto Kecamatan Lalonggaasumeeto Kabupaten Konawe dilaksanakan berdasarkan Budaya samaturu medulu ronga mepokoo’aso (budaya bersatu, suka tolong menolong dan saling membantu). Masyarakat suku Tolaki dalam menghadapi setiap permasalahan sosial dan pemerintahan baik itu berupa upacara adat, pesta pernikahan, kematian maupun dalam melaksanakan peran dan fungsinya sebagai warga negara, selalu bersatu, bekerjasama, saling tolong menolong dan bantu-membantu, dan (2) dampak pembangunan pedesaan berbasis kearifan lokal di Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe memiliki peluang untuk dihidupkan dan ditumbuhkembangkan kembali sehingga dapat mengatur kehidupan dan menjadi pranata, norma dan aturan yang diberikan dengan pengelolaan suber daya lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • La Taena, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo

  • La Aso, Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Bahasa dan Sastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

References

Alfian. (2013). Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global Cet. II. Yogyakarta: Sekolah Pascasarjana UGM dan Pustaka Pelajar.

Adillah, G. (2013). Enhacing Local Wisdom Through Local Content of Elementary School in Java, Indonesia. Proceeding of the Global Summit on Education 2013 (e-ISBN 978-967-11768-01)11-12 March 2013, Kuala Lumpur.

Faisal. (2003). Perubahan Nilai Solidaritas Mepokoaso dalam Sistem Berladang. Gotong Royong pada Kegiatan Pertanian di Galung Kabupaten Soppeng, dalam Jurnal Walasuji, Vol.4, N0. 1, Juni 2013, hlm. 1-119.

Hamijoyo. (2007). Panduan Penguatan Menejemen Lembaga Swadaya Masyarakat. Jakarta.

Hasbullah, J. (2006). Social Capital: Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia. Jakarta: MR-United Press.

Keraf, A.S. (2010). Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Buku Kompas.

Kurniwati, N., & Reswati, E. (2011). Kearifan Lokal Masyarakat Lamalera: Sebuah Ekspresi Hubungan Manusia dengan Laut. Buletin Riset Sosek Kelautan dan Perikanan Vol 6 No.2 2011.

Koentjaraningrat (1992). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Moleong, L.J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Pemerintah Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran RI Tahun 2007 No. 5495. Jakarta: Sekretariat Negara.

Sadidul, I. (2017). Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya Lokal dalam Menciptakan Iklim Sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.XXIV No.2 Oktober 2017.

Moita, S. (2017). Kearifan lokal masyarakat etnis Tolaki dalam pengelolaan sumber daya pesisir di Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Volume 2 Nomor 1, 2017. http://dx.doi.org/10.17977/um021v2i12017p016.

Spardley, J. P. (1997). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Tarimana, A. (1995). Kalosara sebagai Fokus Kebudayaan Suku Tolaki. Jakarta: Rineka Cipta.

Wahid. (1999). Pembinaan Masyarakat Terasing di Indonesia. Jakarta: Departemen Sosial.

Additional Files

Published

28-02-2020

Issue

Section

Volume 9 Nomor 1, Februari 2020

How to Cite

Herlan, H., Taena, L., & Aso, L. (2020). Pembangunan Infrastruktur Pedesaan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus di Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 9(1), 81-91. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.726
Share |

Similar Articles

1-10 of 62

You may also start an advanced similarity search for this article.