MEKANISME PENYELENGGARA PEMBANTU PENGHULU (P3) DALAM MENYELESAIKAN HAMBATAN PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT DI DESA WUNGKA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI

Merlin Merlin
Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
La Janu
Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
Share:

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan pernikahan yang diselesaikan melalui Penyelenggara Pembantu Penghulu (P3) dan juga untuk mengetahui mekanisme penyelesaian hambatan pernikahan melalui P3. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan), dan wawancara (interview). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hambatan yang sering terjadi dalam pernikahan di Desa Wungka Kecamatan Wangi-Wangi Selatan adalah hambatan ekonomi dan perjodohan. Adapun mekanisme penyelesain hambatan itu dengan cara potodenako (kawin lari). Kawin lari hanya bisa dilakukan di rumah imam atau Penyelenggara Pembantu Penghulu (P3) dengan tahapan menikah: Datang di kediaman P3,  Musyawarah dan menentukan hari baik sesuai kepercayaan masyarakat Wakatobi,  Ijab kabul.  Meskipun potodenako (kawin lari) adalah bentuk penyimpangan namun masih banyak yang menyelesaikan masalahnya dengan kawin lari tersebut.

References

Amir Syarifuddin, 2006, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqh Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta: Kencana

Endraswara Suwardi. Metodologi Penelitian Kebudayaan. Gadjah Mada University Press

Hilman. 1990. Hukum Perkawinan Indonesia Menurut Pandangan, Hukum Adat, Hukum Agama. Bandung: Mandar Maju

Khairunnisa. 2017. “ Dampak Praktek Kawin Lari Terhadap Kehidupan Keluarga. Skripsi. Banda Aceh. Referensi

Koentjaraningrat. 1973. Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia

Koentjaraningrat. 1980. Pengantar Antropologi. Jakarta: Aksara Baru

Koentjaraningrat. 1981. Pengantar Ilmu Antropologi. Bandung. Rineka Cipta

Koentjaraningrat. 1984. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Gramedia

Koentjaraningrat. 1994. Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta

Spradley, James, P. 1997. Metode Etnografi. Tiara Wacana

Susanti Diah Eka Novia. 2013. “Tradisi Kawin Lari Dalam Perkawinan Adat Di Desa Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara Propinsi Lampung Dalam Perspektif Hukum Islam’’. Skripsi. Program Studi Ahwal al-Syakhshiyyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negri (STAIN). Salatiga
How to Cite
Merlin, M., & Janu, L. (2022). MEKANISME PENYELENGGARA PEMBANTU PENGHULU (P3) DALAM MENYELESAIKAN HAMBATAN PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT DI DESA WUNGKA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI. KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi, 6(1), 99–106. https://doi.org/10.33772/kabanti.v6i1.1448

Send mail to Author


Send Cancel

Custom technologies based on your needs

  • MongoDB
  • ElasticSearch
  • Redis
  • Solr
  • Memcached