Perbandingan Penggunaan Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja dalam Berkomunikasi di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Baito dan Desa Lawoila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan

Authors

  • Eka Cahya Ningsih Universitas Halu Oleo
  • Ahmat Keke Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.33772/kabanti.v8i1.2709

Keywords:

Language Comparison, Teenagers, Communication

Abstract

This study aims to describe what factors influence the shift of Javanese language at the adolescent level in Mekar Jaya Village, Baito Subdistrict and Lawoila Village, Konda Subdistrict, South Konawe Regency and the impact of Javanese language shift on adolescents in Mekar Jaya Village. The data collection technique used ethnographic methods that are qualified by involved observation and in-depth interviews. The data analysis technique used was descriptive qualitative. The results showed that the factors that influence the shift in the use of Javanese language at the adolescent level include: (1) Family factors, namely in Mekar Jaya Village the lack of interaction and communication using Javanese in the family so that it causes children to be lazy to learn and apply Javanese in the family environment and the scope of association in the community, while in Lawoila Village Javanese language is still taught. Parents accustom their children to communicate using Javanese. (2) educational factors, although living and attending school in an environment with a majority of Javanese ethnicity, the local language used in local content subjects in elementary schools (SD) is Tolaki local language, as well as in Lawoila Village although in everyday life using Javanese but the local language taught in elementary schools is Tolaki local language. (3) Social environment factors, although living in an environment where the community is of Javanese ethnicity, the language actively used by the community to communicate is Indonesian, unlike in Lawoila Village which still uses Javanese in the social environment and youth association. From the occurrence of Javanese language shift, the impact is that Indonesian is easily understood by ethnicities other than Java, meaning that Indonesian can make it easier for Javanese people to communicate with people in the neighborhood where they live.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Eka Cahya Ningsih, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

  • Ahmat Keke, Universitas Halu Oleo

    Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Halu Oleo

References

Baharun, H. (2016). Pendidikan Anak dalam Keluarga; Telaah epistemologis. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 3(2).

Bhakti, W. P. (2020). Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Keluarga di Sleman. Jurnal Skripta, 6(2).

Budhiono, R. H. (2019). Pergeseran Dan Pemertahanan Bahasa Jawa Di Daerah Transmigrasi Di Kota Palangkaraya. Aksara, 31(2), 285-298.

Chairunnisa, C. (2018). Bahasa dan kebudayaan. Unes Journal of Education Scienties, 2(1), 48-61.

Chairunnisa, I. Y. (2018). Bahasa dan Kebudayaan. UNES Journal of Education Sceienties

Damanik, D. S. (2018). Hubungan Antarsuku Bangsa Melayu dan Suku Bangsa Batak Toba (Studi Kasus di Desa Pakam Raya Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara) (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Hermawan, D., & Yasin, M. F. (2022). Pergeseran penggunaan bahasa dalam komunikasi masyarakat di desa bukit mulia kabupaten tanah laut. Locana: riset pendidikan bahasa dan sastra indonesia, 5(1), 23-37.

Hijriyani, H., Saripudin, A., & Heryana, N. (2018). Pergeseran Bahasa Jawa Di Desa Karyamukti Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim (Doctoral Dissertation, Sriwijaya University).

Kasmawati, K., & Fadli, I. (2019). Analisis Kondisi Bahasa Daerah pada Keluarga Transmigran Asal Jawa. Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 83-90.

Koentjaranigrat. (1992). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta, 2015.

Lestari, A., & Hasibuan, A. (2022). Pergeseran Bahasa Jawa Pada Kalangan Remaja Desa Firdaus Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 139-147.

Maharani, S. A. I. (2011). Pemertahanan Bahasa Ibu di Kalangan Remaja padaLingkungan Puri di Kabupaten Gianyar. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia (KIMLI) 2001, 78-82.

Mardikantoro, H. (2012). Bentuk pergeseran bahasa Jawa masyarakat Samin dalam Ranah Keluarga. LITERA, 11(2).

Mustikasari, R., & Astuti, C. W. (2020). Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa pada Siswa TK dan KB di Kelurahan Beduri Ponorogo. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 9(1), 64-75.

Purwanti, T. (2019) Paradigma dan Teori Antropologi.

Putri, N. W. (2018). Pergeseran Bahasa Daerah Lampung pada Masyarakat Kota Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Humaniora, 19(2), 77-86.

Sahril, N. F. N. (2018). Pergeseran Bahasa Daerah pada Anak-Anak di Kuala Tanjung Sumatra Utara. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 7(2), 210-228.

Sari, A. P. I. (2022). Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa di Kalangan Anak-Anak di Desa Sidoharjo Kabupaten Banyuasin. Pergeseran Penggunaan Bahasa Jawa di Kalangan Anak-Anak di Desa Sidoharjo Kabupaten Banyuasin.

Septiani, E. (2019, October). Pergeseran Bahasa: Manakah Bahasamu? Ini Bahasaku. In Pesona: Pekan Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Vol. 2, pp. 22-26).

Spradley, J. P., (1997). “Metode Etnografi”. Yogyakarta : PT Tiara Wacana.

Suherman, E. (2015). Variasi Penggunaan Bahasa dan Pemertahanan Bahasa Jawa Serang di Cilegong Provinsi Banten. Edusentris, 2(3), 218-226.

Sultin, S., & Zainal, Z. (2020). Bergesernya Penggunaan Bahasa Daerah (Mo Mbe Tolaki) Ke Bahasa Indonesia. KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, 4(2), 68-74.

Sumarsono. (2012). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Tumanggor, R., Ridlo, K., & H Nurochim, M. M. (2017). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Kencana.

Ulandari, N. (2019). Analisis Pergeseran Bahasa dalam Komunikasi Masyarakat Kampung Desa Maruala Kabupaten Barru.

Wahidin, U. (2017). Pendidikan Karakter Bagi Remaja. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 2(03).

Wasak, M. P. (2010). Keadaan Sosial-Ekonomi Masyarakat Nelayan dl Desa Kinabuhutan Kecamatan Likupang Barat. Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pasific Journal, 3(5), 958-962.

Wijaya, I. S. (2013). Komunikasi interpersonal dan iklim komunikasi dalam organisasi. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1), 115-126.

Additional Files

Published

2024-06-16

Issue

Section

Volume 8 Nomor 1, Juni 2024

How to Cite

Perbandingan Penggunaan Bahasa Jawa dan Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja dalam Berkomunikasi di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Baito dan Desa Lawoila, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. (2024). KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi, 8(1), 61-73. https://doi.org/10.33772/kabanti.v8i1.2709

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.