GAYA HIDUP PRIA METROSEKSUAL: pada 9 pria Metro seksual di Kota Kendari

pada 9 pria Metro seksual di Kota Kendari

Raemon Raemon
Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
Laxmi Laxmi
Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
Riski Wildayanti
Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
Share:

Abstract

Penelitianmini bertujuanmuntuk mengetahui bagaimana Gaya hidup pria metro seksual, mengapa memilih menjadi pria metro seksual dan bagaimana pandangan kaum perempuan terhadap pria metro seksual di Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan teori Gaya hidup dari David Chaney. Dengan teknik purposive sampling, Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik penelitin lapangan (fieldwork) dengan menggunakan dua metode yaitu pengamatan terlibat (parciti pationob servation) dan wawancara mendalam (indepth interview). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode penelitian etnografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pria metro seksual di Kota Kendari memang melakukan perawatan seperti wanita, tetapi mereka termasuk pria hetero seksual. Para informan menjadi pria metro seksual karena pilihan dari masing-masing individu untuk tidak ketinggalan zaman, dan sebagai tuntutan pekerjaan, selain itu juga mereka nyaman menjadi metro seksual. Dalam penelitian ini juga terdapat pandangan parawanita yang berstatus teman, kerabat dan keluarga dari pria metro seksual. Pandangan wanita terhadap metro seksual cukup beranekaragam, ada yang menganggap bahwa pria metro seksual sesuatu hal yang kurang baik, dan ada juga yang menyukai pria metro seksual karena sesuai dengan kriterianya mencari pasangan dan hal menguntungkan buat para wanita yang memiliki pasangan yang rapi dalam berpakaian, wangi dan terawat sertamen jaga kebersihan. Parawanita menerima bahkan mendukung penuh seseorang menjadi pria metrosek sual dalam batas yang sewajarnya agar tidak mengurangi sisi maskulin seorang pria.

References

Ahmad, M. (2014). Representasi Hidup Pria Metrosexual Dimajalah Pria bu Kota. Visi Komunikasi, Volume 13, No, 01, Mei 204;69-86

Ayunita, P (2012). Kontruksi Metroseksual Dalam klan (Study klan Men’s Biore). Jakarta: Universitas ndonesia

David, C. (1996). Lifestyle, Sebuah Pengantar Komprehensif. Yogyakarta: Jalasutra

Demartoto, A. (2010). Konsep Maskulintas dari Jerman dan Citranya Dalam Media Surakarta. Surakarta: Universitas Sebelas Maret

Dianita, W. (2017). Kontruksi Presentasi Diri: Studi pada di nstasi pemerintah. Kawisatara Vol. 7, No. , 1-144.

Dicky, H. (2010). nteraksi Simbolik Pria Metroseksual Di Kota Bandung (suatu fenomenologi nteraksi simbolik pria metroseksual pada sosok sales promotion boys di Kota Bandung. Bandung: Universitas Komputer ndonesia

Kartaya, (2017). Metrosexual n Venus. Pahami Perilaku, Bidik Hatinya, Menangkan Pasarnya. Bekasi: PT krar Mandiri Abadi.

Kahija. (2015). Memahami Makna Menjadi Pria Metroseksual. Empati, Vol.4: Edisi I, 58-64.

Putra, (2012). Hubungan Antara Body mage Dan Tingkat Metroseksual Pada Pria Dengan Kualitas Perkawinan. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surarabaya. Psikologi Kepribadian dan Sosial, Vol. 1. No. 03

Rabbani, (2017). Citra Dari Pria Metroseksual Di Kota Makassar (studi kasus komunikasi antar pribadi member celebrity fitness). Makassar: Universitas Hasanudin

Ramadhan, . (2018). Konsep Diri Pria Metroseksual Di Kota Pekanbaru. JOM Fisip, Vol. 5: Edisi I, 1-15.

Sari, R. . (2008). Fenomena Metroseksual Di Kota Medan. Medan: Universitas Sumatera Utara

Spradley, J. P. (1997). Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.
How to Cite
Raemon, R., Laxmi, L., & Wildayanti, R. (2022). GAYA HIDUP PRIA METROSEKSUAL: pada 9 pria Metro seksual di Kota Kendari. KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi, 6(1), 163–174. https://doi.org/10.33772/kabanti.v6i1.1446

Send mail to Author


Send Cancel

Custom technologies based on your needs

  • MongoDB
  • ElasticSearch
  • Redis
  • Solr
  • Memcached