SUNGKIA: RITUAL KELAHIRAN BAYI PADA MASYARAKAT BUTON CIA-CIA DI DESA GERAK MAKMUR KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN

Authors

  • La Ode Aco Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
  • Wa Ode Sifatu Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
  • Raemon Raemon Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.33772/kabanti.v5i1.1101

Keywords:

Sungkia, makna simbol ritual

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penafsiran simbol Victor Turner. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskripsi kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk menjelaskan proses pelaksanaan ritual Sungkia pada masyarakat Buton di Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan, (2) Untuk menjelskanmaknasimbolik yang terkandung dalam ritual Sungkia pada masyarakat Buton di Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ritual sungkia merupakan tradisi yang diwariskan secara turun temurun oleh para leluhur kepada masyarakat Gerak Makmur, yang sebagai syarat wajib ibu dan sang bayi agar terbebas dari masa-masa kampua. Rangkaian pelaksanaan ritual, ketika masa kampua ibu telah genap selama empat puluh hari.Pewarisan ritual sungkia oleh para leluhur memberikah harapan yang baik bagi masyarakat sehingga ritual hingga sampai saat ini masih tetap tradisikan. Terutama diperuntukan bagi setiap ibu yang lepas dari masa-masa pengurunga (kampua).Tradisi ritual sungkia dalam tanggapan masyarakat Buton cia-cia yang ada di desa Gerak Makmur bahwa sungkia sudah menjadi kebiasaan masyarakat setiap kelahirang berlangsung selama empat puluh hari. Masyarakat juga menganggap ritual dapat memberikan kehidupan yang baik bagi sang anak agar terhindar dari marah bahaya dan senantiasan tetap berada dalam kebaikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bell, Catherine, 1997. Ritual – Perpectives and Dimensions. New York: Oxford University Press. Dalam web.vu.lt/rstc/a.pazeraite/.../Catherine-Bell.-RITUAL-Perspectives-and-Dimensions.docdi akses pada jam 14.05, tanggal 16 April 2019.

Bruce, Steve and Steven Yearley, 2006. "Culture," in The Sage Dictionary of Sociology. California: SAGE Publications Inc. Dalam https://philarchive.org/archive/SCOKSdi akses pada jam 14.02, tanggal 16 April 2019.

Deflemi, Mathieu.1991. Structure and Religion A Discussion of Victor Turner’ Proccesual Symbolic Analysis. University of South Carolina. Dalam https://www.researchgate.net/publication/271677292_Ritual_Anti-Structure_and_Religion_A_Discussion_of_Victor_Turner's_Processual_Symbolic_Analysisdi akses pada pukul 12.45, tanggal 17 Juni 2019.

Ferudyn, Ade Yusuf. 2013. Fungsi Dan Makna Simbolik “Ati Kebo Se’uduhan “ Dalam Slametan Pernikahan Keluarga Keturunan Demang Aryareja, Desa Grantung, KEC. Karangmoncol, KAB. Purbalingga”. Dalam lib.unnes.ac.id.pdf di akses pada jam 16.30, tanggal 14 Januari 2019.

Haryono, 2017. “Kontestasi Simbol Kesuksesan Kaum Urbar Jakarta Dalam Ruang Liminal Arisan Keluarga”. Dalam scriptura.petra.ac.id di akses pada jam 16.04, tanggal 18 Juni 2019.

Mahmudah, 2017. “Liminalitas Masyarakat Paguyuban Resik Kubur Jero-Tengah (Studi kasus: Ritual Nyekar di Desa Pekuncen Kecamatan Kroya Kabupate Celacap)”. Dalam journal.digilib.uin-suka.ac.id di akses pada puku16.01, tanggal 18 Juni 2019.

Rosidi, Ayip. 2017. “Makna Simbol Rirual Ngadusi Dalam Tradisi Memitu Di Desa Cemara Kecamatan Cantigi Kabupaten Indaramayu”. Dalam http://sc.syekhnurjati.ac.id/esscamp/skpi/14113350003160925035450.pdfdi akses pada jam 17.05, tanggal 18 Juni 2019.

Additional Files

Published

2021-06-13

Issue

Section

Volume 5 Nomor 1, Januari - Juni 2021

How to Cite

SUNGKIA: RITUAL KELAHIRAN BAYI PADA MASYARAKAT BUTON CIA-CIA DI DESA GERAK MAKMUR KECAMATAN SAMPOLAWA KABUPATEN BUTON SELATAN. (2021). KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi, 5(1), 60-67. https://doi.org/10.33772/kabanti.v5i1.1101

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >> 

Similar Articles

1-10 of 32

You may also start an advanced similarity search for this article.