TRADISI RITUAL TOLAK BALA PADA MASYARAKAT PATTAE DESA BIRU KECEMATAN POLEANG TIMUR KABUPATEN BOMBANA

Authors

  • Noviana Noviana Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
  • Zainal Zainal Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo
  • Sarlan Adi Jaya Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.33772/kabanti.v6i1.1439

Keywords:

Tradisi, Tolak Balla, Pattae

Abstract

Tujuan penelitian Untuk mengetahui tradisi ritual tolak bala dan fungsi sosial budaya ritual tradisi tolak bala pada masyarakat Pattae Desa Biru Kecamatan Poleang Timur. Metode yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field work). pengamatan (Observation) dan wawancara mendalam (Indepth Interview). Jenis penelitian adalah penelitian deskriftif. Hasil penelitian ini menujukan bahwa tradisi ritual tolak bala melalui beberapa proses (1) tahapan persiapan; musyawarah kepada segenap unsur masyarakat, (2) penentuan tempat dan waktu pelaksanaan; waktu sesuai dengan musim kerja sawah yakni; tahap penggarapan lahan, ketika usia tanaman padi 2 bulan, serta saat tanaman padi mulai mengeluarkan buah, (3) tata cara pelaksanaan; membaca alfatiha, istigfar, sholawat, yasin dan doa tolak bala. Dibacakan sebanyak 100 kali yang di pimpin oleh imam masjid dan dilaksanakan selama tiga minggu di setiap malam Jum’at. Fungsi sosial pelaksanaan tradisi ritual tolak bala desa Biru adalah sebagai; (1) Media silatuhrahmi, (2) Menyelesaikan konflik, (3) Memberi rasa aman, dan (4) Edukasi budaya religius.

References

Abidin, Zainal, Rumansyah, and Kurniawan Arizona. 2020. “Pembelajaran Online Berbasis Proyek Salah Satu Solusi Kegiatan Belajar Mengajar Di Tengah Pandemi Covid-19.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan5(1):64–70. doi: 10.29303/JIPP.V5I1.111.

Ayatrohaedi, (Ed). 1986. Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya

Cresswell, 1998.Penelitian Kualitatif, Eresco, Bandung.

Elly M, Setiadi, Dkk. 2010.Ilmu Sosial Budaya & Dasar. Jakarta: Penerbit Prenada Media Group.

Hadi, Amirul. 2010. Aceh, Sejarah, Budaya, dan Tradisi. Yayasan Pustaka Obor

Hadiati, DiahNur. 2016. “Bentuk Makna, dan Fungsi Upacara Ritual Daur Hidup Manusia Pada Masyarakat Sunda “, Skripsi Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Yokyakarta.

Koentjaraningrat. 1985. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

Koentjaraningrat. 1987. Sejarah Teori Antropologi I. Jakarta: Penerbit Universitas. Indonesia (UI- Press)

Malinowski, Bronislaw 1987. Teori Fungsional dan Struktural, dalam Teori Antroplologi. Koentjaraningrat (ed.). Jakarta: Universitas Indonesia Press,

Muhannis. 2004. Upacara mappogau hanua: tradisi mangalitik dan kawasan adat Karampuang kabupaten Sinjai. Makasaar: balai sejarah dan nilai tradisional bekerjasama dengan UNHAS.

Raehanul Bahraen, 2018. Manajemen waktu belajar Agama,Penerbit Muslimafiyah : Sleman Jogjakarta.

Sofian Efendi, 1989. Metode Penelitian Survai, Jakarta: PT Pustaka LP3ES Indonesia,

Spradley. P., James. (1997) Metode Etnografi. Jokja: Tiara Wacana

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta

Suryono, Arjono, 1985. Kamus Antropologi. Indonesia: Jakarta.
Internet

Artikel Ilmiah. https://pattae.com/masyarakat-pattae-sulawesi-tenggara-gelar-tradisi-tolak-bala/

Artikel Ilmiah. respository.uin-suska.ac.id/2778/2/BAB%20l.pdf

Artikel Ilmiah. https:etd.unsyiah.ac,id/index,php?p=show_detail&id=18708

Artikel Ilmiah. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/ushuludin/article/download/2742/2152

Artikel Ilmiah. http://tasikuntan. kompasiana.com/ pengertian-tradisi.

Artikel lmiah.(http://senjadirantau.kompasiana..com/2011/10/tradisi-hindu-dalam-budaya-masyarakat.html/

Artikel Ilmiah.http://sosbud.kompasiana.com/2012/01/25/tradisi-uroe-tulak-bala-di-aceh433431.html/

Additional Files

Published

2022-05-20

How to Cite

Noviana, N., Zainal, Z., & Jaya, S. A. (2022). TRADISI RITUAL TOLAK BALA PADA MASYARAKAT PATTAE DESA BIRU KECEMATAN POLEANG TIMUR KABUPATEN BOMBANA. KABANTI : Jurnal Kerabat Antropologi, 6(1), 16–29. https://doi.org/10.33772/kabanti.v6i1.1439

Issue

Section

Volume 6 Nomor 1, Juni 2022