##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Akhmad Marhadi Dinar Karni Josultin Ashmarita Ashmarita

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tolaki terhadap perceraian, penyebab terjadinya perceraian pada masyarakat tolaki dan kondisi-kondisi sosial budaya masyarakat tolaki yang menyebabkan perceraian. Teori yang digunakan untuk membaca data penelitian ini adalah Berger dan Luckman dalam Heddy Shri Ahimsa putra tentang fenomenologis. Metode penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan terlibat (Participant Observation) dan wawancara mendalam (Indepth Interview). Hasil dari penelitian ini menunjukan, berdasarkan persepsi masyarakat tolaki terhadap perceraian di Desa Pewutaa, adanya unsur ketidak mampuan untuk membina keluarga lagi dalam satu keluarga untuk hidup bersama, ketidak ingin melanjutkan hidup bersama pasangannya, disebabkan terjadinya perceraian salah satunya perceraian ini merupakan aib keluarga yang di pandang tidak baik dimata orang-orang diluar sana, disebabkan oleh kemiskinan yang dimana salah satu dari pasangan tersebut sudah tidak sanggup lagi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga mereka, sementara kebutuhan meningkat, kondisi ekonomi yang tidak memenuhi suatu kebutuhan keluarga, disebabkan akses transfortasi yang sekarang ini makin berkembang pesat dan masuk dalam kalangan masyarakat yang sudah berkeluarga sehingga akses trasfortasi ini dapat menjadi kondisi sosial budaya masyarakat yang menyebabkan perceraian.

References
Agoes, A.Y. (1996). Masalah-masalah dalam Perkawinan dan Keluarga dalam apa dan Bagaimana Mengatasi Problema Keluarga. Jakarta: Pustaka Antara.

Hamdani,(2005) “Musim Kawin Di Musim Kemarau, : Yogyakarta: BIGRAF publishing.

Haviland, Willam A. (1985). Antropology. Terjemahan: R.G. Soekadijo. 1988. Jakarta: Erlangga.

Koentjaraningrat (1992) (cetakan 3).Pengantar Ilmu Antropologi. Bandung: Rineka Cipta.
Karim, Erna (1999) Pendekatan perceraian dari perspektif sosiologi, dalam Ihromi, Bunga Rampai Sosiologi Keluarga, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Susanto (2012) Persepsi masyarakat terhadap praktik perkawinan dini di Sukabumi Jawa Barat Jurnal Aspirasi Vol.3 No. 2.

Spradly, James P (1997) Metode Etnografi, Yogyakarta: Tiara Wacana.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Section
Volume 4, Nomor 2, Juli - Desember 2020